Hidayatullah.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui bahwa negaranya memerangi Iran untuk melindungi sekutunya di Barat dan Timur Tengah, terutama ‘Israel’.
“Kami melakukan ini untuk membantu Timur Tengah. Kami melakukannya untuk membantu Israel,” kata Donald Trump pada Rabu.
Trump menuduh jika Iran berhasil melenyapkan ‘Israel’, negara mayoritas Syiah itu akan mengincar Eropa serta Barat.
“Kami melakukannya demi kepentingan kita sendiri karena setelah mereka melenyapkan Israel—sesuatu yang akan dengan senang hati mereka lakukan—dan kemudian Timur Tengah, mereka akan mengincar Eropa serta beberapa kota kita,” tuduhnya.
Ia juga mengaku telah mengatasi “situasi dengan Iran dengan sangat baik.”
Pengakuan ini memperkuat pernyataan Trump kepada publik ‘Israel’ sebelumnya.
Kepada lembaga penyiaran ‘Israel’, KAN, Trump meminta ‘Israel’ tidak perlu khawatir.
“Israel tidak perlu khawatir. Anda tahu mengapa? Karena saya adalah presidennya dan saya akan menjaga Israel,” ujarnya kala itu.
Komentar tersebut disampaikan di tengah kembali memanasnya situasi antara AS-Israel dan Iran setelah jeda selama kurang lebih satu bulan.
AS menyerang peluncur roket di Pulau Larak, Iran, pada akhir pekan lalu. Teheran merespons dengan meluncurkan rudal ke arah Yordania dan Uni Emirat Arab.
Pernyataan-pernyataan ini sejalan dengan pola umum Trump yang secara terbuka menegaskan tanggung jawab pribadinya atas keamanan Israel. Ia kerap memosisikan dukungan AS terhadap Tel Aviv sebagai jaminan pribadi, bukan sekadar aliansi yang sudah ada.
“Tanpa saya, tidak akan ada Israel,” ujarnya berulang kali.*




