Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Reporters Without Borders Kecam Penutupan TV Al Jazeera oleh Otoritas Palestina

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Januari 2025 15:06 3:06 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 Januari 2025 15:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Reporters Without Borders (RSF) hari Kamis mengutuk Otoritas Palestina (PA) dan meminta membatalkan keputusannya menutup saluran satelit Al Jazeera di Tepi Barat yang dijajah, dan menggambarkan keputusan tersebut sebagai “tindakan sensor yang tidak dapat diterima.”

Lembaga advokasi jurnalis berpusat di Prancis ini  menganggap keputusan tersebut “ilegal” karena “tidak diambil oleh otoritas peradilan,” menurut apa yang dilaporkan oleh Agence France-Presse (AFP).  Otoritas Palestina memutuskan menutup kantor saluran satelit Al Jazeera di Tepi Barat dengan alasan melanggar hukum dan peraturan yang berlaku di wilayah Palestina.

 “Komite kementerian yang kompeten memutuskan… untuk menghentikan siaran dan membekukan semua pekerjaan TV Al Jazeera dan kantornya di Palestina, dan membekukan pekerjaan tersebut. dari semua jurnalis dan mereka yang bekerja dengannya… untuk sementara, sampai status hukum mereka diperbaiki,” ujar AP sebuah pernyataan yang disiarkan oleh Kantor Berita Palestina, Wafa.

Organisasi dekat dengan penjajah Israel ini beralasan TV Al Jazeera melanggar hukum dan peraturan yang berlaku di Palestina. “Keputusan ini diambil sebagai akibat dari desakan Al Jazeera untuk menyiarkan materi dan laporan yang menghasut yang ditandai dengan penipuan, hasutan penghasutan, gangguan, dan campur tangan dalam urusan dalam negeri Palestina,” demikian bunyi pernyataan.

Sementar itu,  Jaringan TV Al Jazeera mengutuk penutupan kantor medianya di Tepi Barat dan menganggapnya langkah Otoritas Palestina ini konsisten dan selarang dengan praktik penjajah Israel yang telah menutup kantornya di Ramallah.

Baca Juga

Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh
Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times
Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya
Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran

Al Jazeera mengutuk keputusan Otoritas Palestina yang menutup kantor saluran tersebut di Tepi Barat

Jaringan media tersebut mengecam keputusan Otoritas Palestina untuk membekukan liputannya di Tepi Barat, dan menganggap keputusan tersebut sebagai upaya untuk mencegah mereka meliput peristiwa-peristiwa kejahtan yang semakin meningkat yang terjadi di wilayah-wilayah penjajahan.

Jaringan TV tersebut sangat terkejut dengan langkah Otoritas Palestina, di tengah genosida di Jalur Gaza dan tindakan penjajha yang menargetkan dan membunuh jurnalis Palestina.

Jaringan Al Jazeera juga meminta Otoritas Palestina untuk segera membatalkan keputusan tersebut dan mengizinkan timnya untuk melakukan liputan secara bebas di Tepi Barat tanpa intimidasi.

Jaringan TV berbasis di Qatar ini menekankan bahwa keputusan Otoritas Palestina tidak akan membuatnya menghentikan komitmen untuk terus meliput peristiwa dan perkembangan di Tepi Barat dengan segala profesionalisme.

Sebelum ini, pasukan keamanan Otoritas Palestina (OP) telah menembak seorang pejuang senior perlawanan anti-pendudukan di kota Jenin, Yazid Ja’ayseh.

Yazid Ja’ayseh seorang pemimpin Brigade Jenin yang dipimpin oleh Jihad Islam, yang berjuang membebaskan Palestina di kamp pengungsi Jenin. Penjajah ‘Israel’ dilaporkan telah memburunya dan selalu gagal menangkapnya selama 4 tahun, tapi justru tewas ditembak apparat Otoritas Palestina.

Milisi bersenjata yang digaji oleh penjajah ‘Israel’ itu juga terlibat penembakan jurnalis perempuan Palestina di kota Jenin,  Shatha al-Sabbagh, (21 tahun). Shatha meninggal akibat luka tembak di kepala, kata Rumah Sakit Pemerintah Jenin  lapor Middle East Eye (MEE).

Baca juga: Otoritas Palestina Bukanlah Perwakilan Negara? Ini 10 Hal yang Perlu Anda Tahu  

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al JazeeraOtoritas PalestinaReporters Without Borders
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sasar Dakwah Perkotaan, Wahdah Islamiyah Jakarta Gelar Mukerwil IX  
Tulisan selanjutnya Pernah di CIA, Editor BBC Ini Berperan Tutupi Kejahatan Genosida ‘Israel’ di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Rusia Kirim Kembali Pekerjanya ke Pembangkit Nuklir Bushehr Iran

Berita
11 Juli 2026 10:28
MUI Matangkan Persiapan Kongres Umat Islam Indonesia VIII, Bahas Isu Strategis Keumatan dan Kebangsaan
Bakomubin Tolak Normalisasi dan Legalisasi LGBT di Indonesia
MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia
Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz

Terbaru

  • Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh
  • Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
  • Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times
  • Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya
  • Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran
  • Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang
  • Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz
  • PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan
  • Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
  • Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang

12 Juli 2026 09:24
Berita

PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan

11 Juli 2026 16:21
Berita

Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer

11 Juli 2026 11:43
Berita

Israel Bagikan Informasi Intelijen tentang Rencana Baru Iran untuk Membunuh Trump

11 Juli 2026 11:17
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?