Hidayatullah.com– Perusahaan nuklir Rusia Rosatom hari Jumat (10/6/2026) mengatakan bahwa enam pekerja pertama sudah kembali bekerja di pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Bushehr di Iran, lapor media Rusia RIA mengutip CEO perusahaan itu Alexei Likhachev seperti dilansir AFP.
Rosatom, yang sedang membangun dua unit reaktor baru di Bushehr, mengevakuasi ratusan stafnya setelah Amerika Serikat dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari.*




