Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tiongkok Batasi Waktu Bermain Video Game bagi Anak-Anak selama Liburan

Ahmad
Terakhir diupdate: 14 Januari 2025 16:11 4:11 pm
Ahmad
Dipublikasikan 14 Januari 2025 16:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Tiongkok kini membatasi waktu bermain video game bagi anak-anak di negara itu, yakni hanya 15 jam selama musim liburan sekolah selama sebulan.

Langkah drastis ini diambil China untuk mencegah anak-anak kecanduan pada dunia permainan video.

Sejalan dengan langkah tersebut, Tencent dan NetEase di Tiongkok telah mulai memberlakukan batasan bagi mereka yang berusia di bawah 18 tahun, dengan waktu bermain maksimum hanya 15 jam per bulan selama liburan dari 13 Januari hingga 13 Februari 2025.

Tencent, yang mengoperasikan bisnis permainan video terbesar di dunia, mengatakan pada hari Kamis bahwa anak-anak di bawah usia 18 tahun hanya akan dapat bermain permainan video hingga 15 jam mulai Jumat lalu hingga 13 Februari.

Batas waktu untuk pemain muda ditetapkan satu jam setiap hari pada hari Jumat, Sabtu, Ahad, dan hari libur nasional.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Sekadar informasi, Tiongkok telah membatasi anak-anak bermain video game hanya selama satu jam pada hari Jumat, Sabtu, dan Ahad sejak Agustus 2021 untuk mencegah mereka kecanduan.

Sejauh ini, tidak ada pembatasan penggunaan aplikasi lain seperti TikTok di Tiongkok, tetapi ada beberapa konten yang dibatasi untuk pengguna muda, terutama dalam menumbuhkan minat terhadap sains dan inovasi.

Meskipun ada peraturan yang ketat, pemerintah Tiongkok melonggarkan pendiriannya terhadap permainan video tertentu setelah mendapati judul permainan video aksi seperti ‘Black Myth Wukong’ menjadi ‘alat’ yang ampuh untuk membantu mempromosikan budaya Tiongkok.

‘Black Myth Wukong’ terinspirasi oleh mitos klasik Tiongkok berjudul: Perjalanan ke Barat, yang terkenal dengan tokoh utamanya Sun Wukong, raja kera, dengan perpaduan unsur fantasi dan budaya Tiongkok.

Otoritas lisensi video China, Administrasi Nasional Pers dan Publikasi, menyetujui lebih dari 1.400 permainan video tahun lalu, termasuk 1.306 permainan video domestik dan 110 dari penerbit asing, jumlah tertinggi sejak 2019.

Tencent, dalam sebuah posting di aplikasi WeChat pada hari Kamis, mengatakan pihaknya sedang meningkatkan beberapa tindakan untuk mendeteksi dan menghukum mereka yang mencoba menghindari pembatasan selama liburan mendatang.

Oleh karena itu, ia telah membuat basis data ‘akun berisiko’ yang dapat mengidentifikasi akun yang mungkin dipinjam dari orang dewasa dan dapat mengaktifkan sistem pengenalan wajah untuk memverifikasi identitas pengguna.

China memiliki hampir 200 juta pengguna internet di bawah usia 18 tahun hingga Desember tahun lalu. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaPelajar chinaTiongkokvideo games
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Donald Trump Sudah Jadi Terpidana Kalau Saja Tidak Menang Pilpres Amerika 2024
Tulisan selanjutnya TNI AL Bantah Keluarkan Rp 100 M Sewa Buzzer untuk Perbaiki Citra

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?