Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Donald Trump Sudah Jadi Terpidana Kalau Saja Tidak Menang Pilpres Amerika 2024

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Januari 2025 15:38 3:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Januari 2025 15:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Donald Trump sudah menjadi terpidana atas tindakan-tindakannya berkaitan dengan upaya pembatalan hasil pemilihan presiden 2020 dan kerusuhan di US Capitol kalau saja dia tidak menang dalam pilpres 2024, kata jaksa khusus Jack Smith dalam laporannya yang dipublikasikan oleh media Amerika Serikat Selasa pagi (14/1/2025), seperti dilansir AFP.

Pandangan Departemen Kehakiman AS bahwa Konstitusi melarang diteruskannya dakwaan dan penuntutan atas seorang Presiden itu adalah pandangan yang jelas dan tanpa mempertimbangkan beratnya kejahatan yang didakwakan, kekuatan bukti yang dimiliki Pemerintah, atau manfaat dari penuntutan tersebut, yang sepenuhnya didukung oleh Kantor ini,” kata laporan itu.

Lebih lanjut laporan itu mengatakan bahwa kalau bukan karena terpilihnya kembali Tuan Trump untuk menduduki kursi kepresidenan, Kantor (Kejaksaan Khusus) menilai bahwa bukti-bukti yang diterima sudah mencukupi untuk mencapai dan menguatkan hukuman bagi terdakwa atas tuduhan tersebut.

Special Counsel dalam sistem hukum di Amerika Serikat merupakan “lembaga kejaksaan khusus” yang bisa diadakan untuk menangani kasus-kasus yang tidak dapat dituntut oleh kejaksaan reguler atau biasa karena berbagai alasan termasuk adanya konflik kepentingan. Orang yang diangkat sebagai special counsel (jaksa khusus) biasanya adalah praktisi hukum yang dikenal memiliki integritas dan dianggap bisa bersikap netral. Dalam kasus dengan terdakwa Donald Trump ini jaksa khusus tersebut adalah Jack Smith.

Pada kasus upaya pembatalan hasil pemilihan presiden 2020 – yang dimenangkan oleh Joe Biden yang kala itu melawan Donald Trump sebagai kandidat petahana – Trump dituduh melakukan penipuan terhadap bangsa Amerika Serikat dan berusaha menghalang-halangi proses resmi kenegaraan – dalam hal ini rapat penetapan Joe Biden sebagai pemenang pilpres 2020 oleh Kongres AS di gedung US Capitol pada 6 Januari 2021. Sebagaimana diketahui, atas seruan Presiden Trump kala itu ribuan orang pendukungnya dari kalangan Partai Republik – yang sebagian membawa berbagai macam senjata – menyerbu gedung parlemen dengan maksud membatalkan pengumuman hasil pemilu tersebut.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Smith, yang ditunjuk sebagai special counsel untuk menyelidiki Trump dalam kasus tersebut, membatalkan dakwaan kriminal terhadap pengusaha properti itu setelah dia terpilih kembali untuk menduduki jabatan presiden AS lewat pilpres November 2024.

Smith meninggalkan Departemen Kehakiman pekan lalu, beberapa hari setelah menyerahkan laporan akhirnya sebagai special counsel.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Donald Trump
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gegara Boikot Wajib Jajan Kalau Mau Pakai Toilet dan Duduk di Starbucks
Tulisan selanjutnya Tiongkok Batasi Waktu Bermain Video Game bagi Anak-Anak selama Liburan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Berita
28 Agustus 2026 11:26
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?