Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penasihat Grand Syaikh Al Azhar Pesantren Muhammadiyah Yogyakarta, Dorong Siswa Aktif Belajar Bahasa Arab

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 Februari 2025 15:41 3:41 pm
Ahmad
Dipublikasikan 10 Februari 2025 15:41
Bagikan
Penasihat Grand Syaikh Al Azhar, Mesir, Dr Nahla Shabry As-Sha’idy mengunjungi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah
Bagikan

Hidayatullah.com—Penasihat Grand Syaikh Al Azhar, Mesir, Dr Nahla Shabry As-Sha’idy mengunjungi Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah, sebuah pondok pesantren ormas Muhammadiyah di Yogyakarta.

Tujuan dari kegiatan ini adalah bersilaturahmi dan berdialog langsung dengan perwakilan siswi, guru dan karyawan Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta. Kedatangan kedua ini didampingi oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah Salmah Orbayinah serta jajaran dan turut hadir Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2015 Din Syamsuddin.

Direktur Madrasah Mu’allimaat Muhammadiyah Yogyakarta Unik Rasyidah berbahagia dengan kunjungan Prof. Nahla yang kedua kalinya ini. Pasalnya Madrasah Mu’allimaat Yogyakarta telah bekerjasama dengan Prof. Nahla dalam Arabic Camp yang dilakukan setiap tahun di Mesir yang salah satu agendanya adalah belajar Bahasa Arab di Markaz Tathwir.

“Motivasi untuk kami semua untuk belajar Bahasa Arab. Tentu akan menjadi pembelajaran yang baik bagi seluruh siswi. Bagaimana perempuan itu harus memiliki ilmu, dan dengan ilmu itu maka akan memiliki peran yang banyak bagi bangsa, negara dan agamanya. Kedatangan beliau memberikan motivasi, serta semangat belajar Bahasa Arab dan menjaga semangat siswi,” kata Unik.

Ketua Umum PP ‘Aisyiyah Salmah Orbayinah mengatakan kedatangan yang kedua ini adalah tepat 1 tahun yang lalu menyambut kedatangan di Indonesia. Sebagai representatif dari ‘Aisyiyah, Salmah mengaku sangat berbangga dengan hadirnya Nahla sebagai perempuan yang menjadi Grand Syaikh di Al Azhar, tentunya memajukan perempuan di dunia.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

‘Aisyiyah sebagai organisasi modern perempuan terbesar di Indonesia juga menjadikannya sebagai rujukan pemikiran. ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah sudah terjalin sangat lama dengan Al-Azhar, terutama tentang moderasi atau wasatiyah.

“Tentunya pandangan ‘Aisyiyah tentang perempuan juga terinspirasi oleh Dr. Nahla. Kerjasama di bidang pendidikan kami harapkan juga untuk terlaksana, selain itu juga publikasi riset jurnal bisa dilakukan dalam hal peningkatan karya tulis ilmiah”, jelas Salmah.

Din Syamsuddin menekankan kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. Misalnya dengan berdialog langsung, memperdalam Bahasa Arab atau menjalin kerjasama. Selain itu, Din  juga menyarankan untuk mengenalkan aktivitas Muhammadiyah dan untuk memastikan kerjasama antara Al Azhar dengan ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah dalam berbagai bidang.

Sementara Prof. Nahla menyampaikan rasa syukur dan bangga karena kehangatan yang dibangun masih sama terasa seperti kedatangan yang pertama. Beliau menuturkan bahwa Al Azhar sangat terbuka atas kesepakatan dengan Lembaga-lembaga pendidikan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Sampai saat ini ada 37 negara yang ada umat Islam di dalamnya yang sudah melakukan kerjasama dengan Al Azhar.

Selain menjadi Penasihat Grand Syaikh Al Azhar, Prof. Nahla adalah Dekan Fakultas Studi Islam Al Azhar sekaligus Direktur Markaz Tathwir (Pusat Pengembangan Pelajar dan Mahasiswa Asing Al Azhar). Ia juga menjadi salah satu dari 50 Perempuan Paling Berpengaruh di Mesir. Nahla dinilai telah memberi kontribusi luar biasa dalam pengembangan proses belajar mahasiswa asing di Al Azhar dan berhasil menjadi figur pemberdayaan perempuan di Mesir.

“Sangat membuka kerjasama dalam berbagai bidang. Harapannya ada utusan khusus dari Muhammadiyah atau ‘Aisyiyah atau pelajar di bawah bendera Muhammadiyah di Indonesia yang bisa belajar di Al Azhar,” paparnya.

Al Azhar tidak hanya membuka pelatihan bahasa tetapi menyediakan fasilitas lain untuk belajar. Selain pendidikan, Al Azhar juga berkiprah bidang kesehatan dan anak yatim.

“Membuka diri dan membangun kerjasama. Orang Islam harus bisa Bahasa Arab. Memfasilitasi lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia untuk mempelajari Bahasa Arab. Sangat berharap sekali, pertemuan ini tidak hanya malam ini tapi bisa diperluas di bidang lain”, pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Dr Nahla Shabry As-Sha’idyHeadlineMadrasah Mu’allimaat MuhammadiyahMuhammadiyah YogyakartaPondok PesantrenSyeikh Al Azhar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Selamat Datang Gen Beta, Selamat Tinggal Gen Alpha
Tulisan selanjutnya Hamas Tegas Menolak Ide Donald Trump Soal Relokasi Warga Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?