Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Korea Selatan Larang Pengunduhan Baru DeepSeek

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Februari 2025 20:30 8:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Februari 2025 20:30
Bagikan
Deepseek AI China
Bagikan

Hidayatullah.com– Korea Selatan mengeluarkan larangan pengunduhan baru chatbot kecerdasan buatan besutan perusahaan China DeepSeek, dengan alasan kekhawatiran akan data pribadi penggunanya.

Pihak pengawas perlindungan data pribadi Korea Selatan mengatakan model AI tersebut akan tersedia lagi di Korea Selatan apabila chatbot tersebut sudah ditingkatkan demi menyesuaikan dengan ketentuan perlindungan data pribadi yang berlaku di negara ginseng itu.

Komisi Perlindungan Informasi Pribadi Korea Selatan mengatakan aplikasi DeepSeek per Sabtu malam (15/2/2025) sudah tidak tersedia di Apple’s App Store dan Google Play.

Kebijakan itu diambil setelah sejumlah badan pemerintah Korea Selatan melarang pegawai mereka dari mengunduh chatbot itu di ponsel kerja, lansir BBC Senin (17/2/2025).

Meskipun ada larangan pengunduhan baru, orang yang sudah memilikinya di ponsel mereka masih diperbolehkan untuk menggunakannya, atau mereka bisa mengaksesnya lewat situs web DeepSeek.

Baca Juga

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Selain Korea Selatan, Taiwan dan Australia juga melarang pengunduhan DeepSeek pada ponsel kerja seluruh badan pemerintahan.

Pemerintah Australia menegaskan larangan itu bukan karena aplikasi tersebut dibuat oleh perusahaan China, tetapi karena risikonya terhadap keamanan nasional.

Regulator di Italia, yang pernah melarang ChatGPT pada 2023, juga memperlakukan DeepSeek dengan cara yang sama.

Otoritas perlindungan data pribadi di Prancis dan Irlandia juga masih mencari tahu bagaimana DeepSeek menangani data para penggunanya, termasuk apakah data pribadi mereka disimpan di server yang berada di China.

Sementara itu di Amerika Serikat, para anggota parlemen federal berusaha mengajukan RUU pelarangan DeepSeek pada gawai milik pemerintah federal, dengan alasan keamanan nasional.

Di tingkat negara bagian, Texas, Virginia dan New York, sudah memberlakukan larangan penggunaan DeepSeek bagi pegawainya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:deepseekKorea Selatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi akan Bagikan 700 Ton Kurma ke 102 Negara Selama Ramadhan
Tulisan selanjutnya UAH Bertemu Syeikh Al-Azhar bahas Islam Wasathiyyah dan Solidaritas Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Berita
31 Agustus 2026 22:46
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?