Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

PM Australia Mengutuk Serangan 2 Wanita Muslim di Melbourne

Ahmad
Terakhir diupdate: 21 Februari 2025 07:42 7:42 am
Ahmad
Dipublikasikan 21 Februari 2025 06:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengutuk serangan terhadap dua wanita Muslim di pusat perbelanjaan Melbourne sebagai tindakan yang ‘tercela’.

Ia juga menepis kritik dari banyak pihak bahwa otoritas Australia kurang memperhatikan upaya mengatasi Islamofobia dibandingkan anti-Semitisme (Anti-Yahudi).

Sebelumnya, Komunitas Muslim di negara itu, yang juga diikuti oleh pemain kriket Usman Khawaja, mengutip insiden 13 Februari di Melbourne sebagai contoh tanggapan pemerintah yang tidak memadai terhadap ancaman terhadap populasi Muslim.

Ketika ditanya oleh wartawan apakah pemerintah akan menanggapi lebih cepat jika serangan itu bersifat anti-Semit, Albanese menjawab bahwa serangan terhadap individu mana pun berdasarkan agama mereka adalah ‘tercela’.

“Saya memandang semua serangan terhadap individu berdasarkan agama mereka sebagai hal yang serius, dan mereka (para penyerang) harus diadili dengan hukuman seberat-beratnya,” katanya.

Baca Juga

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Awal pekan ini, Albanese menghadapi kritik tajam karena tidak segera mengutuk serangan terhadap dua Muslimah tersebut, lapor AFP.

Federasi Dewan Islam Australia (AFIC) mengatakan mereka prihatin dengan tren serangan terhadap umat Islam di negara tersebut. Mereka mengatakan, tanggapan pemerintah ‘masih sangat tidak memadai’, kata presiden federasi, Rateb Jneid, dalam sebuah pernyataan.

“Jika dibandingkan dengan perhatian cepat dan signifikan yang diberikan kepada insiden yang kurang serius yang memengaruhi komunitas lain, perbedaan dalam respons ini tidak hanya mencolok, tetapi juga tidak dapat diterima,” katanya.

Duta Besar anti-Islamofobia negara itu, Aftab Malik, pada tanggal 18 Februari mendesak para pemimpin Australia untuk mengutuk serangan tersebut dan meningkatkan upaya untuk memastikan penduduk Muslim di sana merasa aman.

“Segala bentuk kebencian harus dihentikan,” kata Aftab kepada lembaga penyiaran Australia ABC.

Khawaja membuat unggahan di media sosial pada tanggal 18 Februari yang mengatakan pemerintah mencoba untuk ‘menutupi’ serangan terhadap komunitas Muslim.

Para pemimpin Australia diketahui vokal dalam mengecam rentetan insiden anti-Semitisme yang terjadi beberapa bulan terakhir, di mana para pelaku membakar pusat penitipan anak di Sydney, melemparkan molotov ke sebuah sinagoge di Melbpurne, dan mencoret-coret grafiti anti-Semitisme di area warga Yahudi.

Polisi Victoria pada Rabu (19/2/2025) mengungkapkan seorang perempuan diduga menyerang dua perempuan Muslim masing-masing berusia 30 tahun dan 26 tahun. Keduanya mengalami cedera yang tak mengancam nyawa.

Kepolisian Victoria mengatakan, seorang tersangka wanita akan hadir di Pengadilan Magistrat Melbourne sehubungan dengan dugaan penyerangan tersebut.

Dua wanita Muslim berhijab yang jadi korban itu, termasuk satu yang sedang hamil. Korban dicengkeram dari belakang dan dicekik dengan jilbabnya di depan putrinya yang berusia 4 tahun saat dia sedang makan siang.

Wanita kedua, Ealaf Al-Esawie, mengatakan dia dipukul, ditampar, dan didorong hingga menyebabkan memar dan goresan. Para korban mengatakan mereka menjadi sasaran karena mengenakan jilbab.

Polisi telah menangkap Susan Gonulalan dan dia didakwa dengan sengaja dan sembrono menyebabkan cedera, penyerangan yang melanggar hukum, dan penyerangan yang diperparah.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Anthony AlbaneseislamofobiaMelbournePerdana Menteri AustraliaSerangan Muslim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 100 Dokter Mendesak Senat AS untuk Menghentikan Genosida di Gaza
Tulisan selanjutnya Pakar UGM: Keluarga Miskin Cenderung Konsumsi Nabati, Sulit Mengakses Daging  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?