Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penerbangan Global Hindari Wilayah Udara Pakistan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Mei 2025 16:58 4:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Mei 2025 16:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sejumlah maskapai penerbangan global seperti Air France dan Lufthansa menghindari wilayah udara Pakistan di tengah ketegangan dengan negara tetangga India. Demikian ditunjukkan oleh sejumlah situs pelacak dan pemantau penerbangan global hari Senin (5/5/2025).

Menyusul insiden penembakan di tempat wisata di wilayah sengketa Kashmir akhir bulan lalu yang menewaskan lebih dari 20 pelancong, India dan Pakistan bersitegang dan mengambil sejumlah langkah pembatasan.

India mengambil langkah-langkah seperti menutup wilayah udaranya untuk maskapai penerbangan Pakistan, sementara Pakistan melarang maskapai yang dimiliki atau dioperasikan oleh negara tetangganya itu, menangguhkan perdagangan dan menghentikan visa khusus bagi warga India, meskipun Pakistan masih mengizinkan maskapai penerbangan internasional menggunakan wilayah udaranya.

Maskapai penerbangan Lufthansa Group “menghindari wilayah udara Pakistan sampai pemberitahuan lebih lanjut”, kata perusahaan asal Jerman itu dalam sebuah pernyataan yang dikirimkan kepada Reuters. Konsekuensinya, masa tempuh sejumlah rute penerbangan ke Asia semakin lama.

Flight tracking data menunjukkan pesawat-pesawat British Airways, Swiss International Air Lines dan Emirates berbelok ke utara ke arah Delhi guna menghindari wilayah udara Pakistan, setelah terbang di atas Laut Arab.

Baca Juga

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

British Airways dan Emirates tidak segera menanggapi permintaan komentar perihal itu, lapor Reuters hari Senin (5/5/2025).

Sementara itu, Air France dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa pihaknya untuk sementara sampai pemberitahuan lebih lanjut tidak akan terbang di atas Pakistan, dengan alasan adanya ketegangan antara India dan Pakistan.

Maskapai penerbangan asal Prancis itu mengatakan mengubah sejumlah jadwal dan rute penerbangannya untuk tujuan seperti Delhi, Bangkok dan Ho Chi Minh, dan memperingatkan bahwa masa tempuh akibatnya akan bertambah.

Lufthansa penerbangan LH760 dari Frankfurt ke New Delhi terbang lebih lama hampir satu jam pada hari Ahad (4/5/2025) disebabkan rute yang diambilnya lebih jauh, menurut pantauan Flightradar24.

Situasi seperti ini merugikan banyak pihak. Maskapai penerbangan harus menanggung beban biaya bahan bakar tambahan dan menempuh rute lebih jauh. Penumpang terpaksa lebih lama di perjalanan. Pakistan kehilangan pendapatan dari bea pesawat yang melintas, yang mencapai ratusan dolar per penerbangan tergantung bobot pesawat dan jarak tempuhnya. Semakin lama di udara risiko keselamatan juga semakin tinggi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:IndiaPakistanpenerbangan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Ingatkan Gubernur Dedi Mulyadi: Vasektomi Haram, Kebijakan Tak Boleh Ditaati
Tulisan selanjutnya Pejuang Palestina Beberkan Keberhasilan Menumpas tentara Penjajah di Rafah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Berita
15 Oktober 2026 16:32
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

13 Oktober 2026 17:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?