Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Advertorial

LPM Dompet Dhuafa Gencarkan Gerakan Yatim Growth Partner: Tumbuh Bersama Lengkapi Mimpi Mereka

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Juli 2025 14:37 2:37 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Juli 2025 14:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – ID Humanity, melalui Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) mengajak masyarakat untuk turut serta dalam kampanye kebaikan “Yatim Growth Partner: Tumbuh Bersama Lengkapi Mimpi Mereka“.

Lewat kampanye Yatim Growth Partner, LPM Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk menyantuni anak yatim piatu di Indonesia. Sekaligus memberikan pendampingan kreativitas yang aman bagi pertumbuhan anak-anak. Program tersebut hadir sebagai teman yang akan selalu ada dalam setiap perjalanan anak-anak yatim menggapai mimpi besarnya.

“Yatim Growth Partner sebagai salah satu program LPM Dompet Dhuafa berkomitmen untuk mendampingi anak-anak yatim agar bisa selalu memiliki harapan untuk masa depannya yang lebih baik. Selain itu, melalui program ini, harapannya bisa menjadi perhatian masyarakat juga, khususnya masyarakat yang berada, yang memiliki kepedulian terhadap anak yatim untuk bersama-sama mewujudkan kesejahteraan hidup dan masa depan mereka yang lebih baik,” ucap Kamaludin, Kepala LPM Dompet Dhuafa.

Aisha Hajj Anwari, salah satu anak yatim penerima manfaat Yatim Growth Partner. Ia menyatakan sangat ingin mewujudkan cita-citanya untuk menjadi dokter agar bisa menolong banyak orang.

“Aku pengin jadi dokter supaya bisa menolong banyak orang, terutama keluarga aku, tetangga-tetangga aku. Terus aku juga pengin bantu ngelengkapin obat-obatan di panti juga. Menurutku jadi dokter itu cita-cita yang mulai karena bisa menolong banyak orang,” ucap Aisha saat diwawancarai Tim ID Humanity Dompet Dhuafa.

Baca Juga

Buat Avatar Profil Kartun Unik dari Foto Anda
Pengaruh Desain Pedang Tiongkok terhadap Gaya Pedang Demon Slayer
BMH Bersama Impact Dampingi Pemberdayaan Perempuan Eks-Baduy Kembangkan Kerajinan Koja di Lebak
Apa yang Ramadan Ingatkan Kita tentang Strategi Trading Jangka Panjang
Panduan Lengkap Mengonversi PNG ke JPG dengan Mudah dan Efisien

Aisha merupakan satu dari banyaknya anak yatim di luar sana yang memiliki cita-cita mulia. Harapan dalam niat baik mereka tentunya masih sangat membutuhkan dukungan semangat dan kasih sayang kita agar mimpi besarnya bisa terwujud.

Hal senada juga diutarakan oleh Andreas Yosafat atau yang biasa dipanggil Andre. Dia berusaha mengungkapkan segala hal yang selama ini ada dalam benaknya tentang impian masa depannya. Bagi Andre, mengungkapkan harapan akan masa depannya sama sekali tidak mudah karena kerap kali ia merasa masih kurang percaya diri.

Dengan binar di kedua matanya, Andre menyatakan sangat menyukai mata pelajaran bahasa Arab selain mata pelajaran lainnya. Ia mengaku sangat ingin mengembangkan keterampilan bahasa Arab dan public speaking-nya sebagai jembatan untuk menggapai mimpinya.

“Aku sangat senang belajar bahasa Arab, aku pengen lebih bisa dan pintar bahasa Arab biar bisa ngelanjutin sekolah ke luar negeri. Aku juga pengen bisa percaya diri setiap ngomong di depan banyak orang, kayak mahir public speaking-nya gitu biar aku bisa jadi pengajar, jadi dosen nantinya,” ungkapnya dengan penuh semangat.

UNICEF mencatat kurang lebih ada 153 juta anak yatim piatu di seluruh dunia. Angka tersebut sudah setengah total penduduk di Indonesia. Setiap harinya diperkerkirakan ada 5.700 anak yatim piatu karena konflik perang, bencana alam, kemiskinan, hingga wabah penyakit. Jumlah tersebut diakumulasi selama seminggu, jumlahnya bisa memenuhi satu kabupaten kecil dengan anak-anak tanpa orang tua.

Di Indonesia jumlah anak yatim piatu berkisar di angka yang besar. Dilansir Detik, pada tahun 2023, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menyebutkan jumlah anak yatim piatu di Indonesia berkisar sebanyak 4 juta anak.

Jika standar luas rumah untuk satu jiwa sekitar 9 meter persegi menurut SNI. 03-1733-2004, maka dibutuhkan 36 juta meter persegi untuk menampung 4 juta anak yatim piatu. Itu sudah seperempat luas Jakarta Selatan.

Melihat kenyataan di atas, LPM Dompet Dhuafa membuka peluang kolaborasi lewat kampanye “Yatim Growht Partner: Tumbuh Bersama Lengkapi Mimpi Mereka“. Dengan bergabung dengan gerakan ini, masyarakat sudah membantu pertumbuhan dan pendampingan bagi anak yatim piatu menjadi calon-calon agen perubahan.

Melalui kampanye ini, LPM Dompet Dhuafa akan menggencarkan program bantuan di aspek pendidikan dan aspek kebutuhan pokok.

Dalam aspek pendidikan, LPM Dompet Dhuafa akan memberikan bantuan rutin bagi anak yatim tingkat SMP/MTs, dan tingkat SMA/MA. Setiap anak diseleksi melalui mitra atau mengajukan langsung yang kemudian akan diproses oleh tim LPM untuk distribusi bantuan dan monitoring evaluasi.

Para penerima manfaat merupakan siswa-siswi yang hidup di tengah keluarga tidak mampu secara ekonomi, memiliki semangat hidup yang tinggi serta berakhlak baik, dan memiliki semangat untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Selain pendidikan, LPM Dompet Dhuafa juga akan membantu untuk pemenuhan pangan bagi para anak yatim-piatu. Bentuk bantuan pangan bagi keluarga yatim yang kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan pangan.

Program ini bermitra dengan lembaga sosial keagaam sebagai sumber data keluarga yatim dan warung yang dikelola individu sebagai pensuplai bahan pangan. Dengan adanya program ini maka tidak hanya keluarga yatim yang sudah tidak berdaya yang dapat terbantu kebutuhan mendasarnya, namun juga warung kecil yang ada di sekitar keluarga yatim bisa ikut diberdayakan.

Adapun bantuan pangan dapat diambil langsung oleh keluarga yatim di warung yang ditunjuk pada setiap hari Jumat dengan jangka waktu bantuan yang telah ditentukan (minimal 3 bulan), tergantung kondisi dari keluarga yatim tersebut.

Dengan segala harapan dan doa di atas, LPM Dompet Dhuafa mengajak seluruh pihak untuk turut serta dalam gerakan kebaikan ini. Masyarakat bisa bergabung dengan mengunjungi tautan ini https://digital.dompetdhuafa.org/donasi/Yatim-Growth-Partner atau melalui BSI 444.444.666.5 atas nama Dompet Dhuafa Republika. (ID Humanity Dompet Dhuafa)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:LPM Dompet Dhuafayatim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Generasi Sandwich Singapura Banyak yang Ingin Bunuh Diri
Tulisan selanjutnya Wamenag Romo Syafi'i Kemenag: MUI Menjaga Kerukunan Bangsa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Advertorial

Mengoptimalkan Kreativitas Digital dengan Video AI dan Buat Logo yang Profesional

12 Februari 2026 16:35
Advertorial

Revolusi Kreatif: Bagaimana Alat Online dan Teknologi Cerdas Mengubah Dunia Pengeditan Video

12 Februari 2026 15:35
Advertorial

Cara Buat Logo Animasi Menggunakan Online Video Editor

2 Februari 2026 16:32
Advertorial

Panduan Langkah demi Langkah: PNG ke JPG untuk Editing Video AI

2 Februari 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?