Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Generasi Sandwich Singapura Banyak yang Ingin Bunuh Diri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Juli 2025 23:04 11:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Juli 2025 22:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Beragam masalah kehidupan seperti tekanan finansial, tanggung jawab untuk merawat anggota keluarga, stres berkaitan dengan karir dan pekerjaan, termasuk di antara alasan mengapa banyak warga Singapura berusia 30-an tahun berkeinginan untuk bunuh diri.

Berdasarkan data sementara yang dirilis pada 19 Juli, bunuh diri di kalangan warga berusia 30-an naik menjadi 75 di tahun 2024, dari 66 di tahun sebelumnya. Angka tersebut merupakan yang tertinggi di kalangan semua kelompok umur, lapor Channel News Asia hari Jumat (25/7/2025).

Samaritans of Singapore (SOS) mengatakan orang di kelompok usia kerap menghadapi tekanan kompleks, termasuk masalah keluarga, kesehatan mental serta masalah di tempat kerja.

Dr Sharon Lu, kepala psikolog klinis di Institute of Mental Health (IMH), menegaskan bahwa bunuh diri jarang sekali disebabkan oleh hanya satu penyebab. Dorongan bunuh diri merupakan akibat gabungan dari masalah biologis, psikologis, sosial serta budaya, ditambah dengan faktor kurangnya ketahanan diri.

“Sering kali diasumsikan bahwa depresi sebagai penyebab semua bunuh diri, tetapi bunuh diri sesungguhnya kerap disebabkan gabungan dari banyak faktor dan keadaan dalam kehidupan,” paparnya.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

“Depresi bisa menjadi salah satu dari penyebab tekanan yang dihadapi seseorang, tetapi orang yang tidak depresi bisa juga berkeinginan bunuh diri,” imbuhnya.

Mereka yang berusia 30-an tahun kerap digambar sebagai “generasi sandwich” – yang harus membesarkan anak, merawat orang tua, menghadapi tuntutan pekerjaan dan memiliki tanggung jawab finansial sekaligus.

Dr Lu mengatakan tanggung jawab bertumpuk-tumpuk seperti itu dapat menggerogoti kesehatan mental seseorang, terutama ketika masalah-masalah tersebut bertemu dengan ekspektasi sosial.

Dr David Teo, psikiater dan wakil direktur medis di Connections MindHealth, sebagian orang kemungkinan harus mengatasi perasaan kecewa dalam hidup.

“Cita-cita dan mimpi dari masa usia 20-an yang belum terpenuhi bisa membuat orang nerasa gagal atau putus asa,” paparnya.

Terlebih di masa sekarang ada dampak media sosial, yang kerap menjadi perbandingan atau tolak ukur bagi generasi muda.

Dia juga mengingatkan bahwa gangguan fisik kronis atau kondisi kesehatan mental kemungkinan mulai muncul di usia tersebut.

Mencegah bunuh diri

Dr. Teo menganjurkan agar individu yang rawan bunuh diri untuk tetap menjaga jaringan dukungan yang kuat dan mempraktikkan perawatan diri, seperti menetapkan batasan yang sehat dan meluangkan waktu untuk aktivitas pemulihan atau yang sekarang dikenal dengan istilah “healing”.

“Mengasihi diri sendiri juga bisa membantu, dengan cara menetapkan harapan yang realistis dan memahami bahwa kemunduran merupakan bagian normal dari kehidupan dan kesempatan untuk tumbuh,” kata Dr. Teo.

Dr Lu mengatakan meluangkan waktu untuk perawatan diri tidak boleh dipandang sebagai pilihan, dan menekankan pentingnya membangun jaringan dukungan melalui keluarga, teman atau kelompok masyarakat. Olahraga rutin, tidur sehat, aktivitas bermanfaat, dan literasi keuangan juga dapat membantu meringankan stres.

Kegiatan-kegiatan sederhana seperti berjalan kaki setelah bekerja atau mendengarkan musik juga bisa meringankan stres, kata Chan Mey Peng, konselor di SOS.

“Meskipun langkah-langkah ini tampak sepele, jika dilakukan secara konsisten, langkah-langkah ini menciptakan ruang untuk pemulihan emosional dan mengurangi beban mental yang ditanggung banyak orang dalam kelompok usia ini,” imbuhnya.

Menulis di buku harian dengan refleksi rasa syukur juga dapat membantu mengalihkan pikiran negatif.

Dr Teo menyarankan mereka yang terus menerus terbersit keinginan untuk bunuh diri supaya mencari bantuan dari tenaga profesional.

Dr Lu mengatakan orang hendaknya mengenali tanda-tanda seseorang orang yang memiliki pemikiran untuk bunuh diri. Mereka biasanya kerap berbicara tentang kematian, menarik diri dari lingkungan dan pergaulan, membagi-bagikan barang kepunyaannya atau aktivitas media sosial yang tidak biasa.

“Perhatikan perilaku daring mereka – apa yang mereka suka, komentari, ikuti, atau tulis di media sosial.”

Dia memperingatkan supaya jangan menjanjikan kerahasiaan kepada orang yang mengutarakan keinginan untuk bunuh diri.

“Katakan kepada mereka bahwa Anda akan berada di sisinya, tetapi Anda perlu melibatkan orang lain, misalnya orang dewasa yang dipercaya,” papar Dr Lu.

Jangan memberikan nasihat berlebihan, jangan menghakimi mereka, fokuslah pada usaha merawat dan memahami mereka, imbuhnya.

“Orang yang kepikiran untuk bunuh diri seringkali sudah kewalahan dengan rasa bersalah dan perasaan menjadi beban bagi orang lain, dan menambahkan perasaan bersalah kepada mereka sama sekali tidak membantu,” tegasnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bunuh diriGenerasi Sandwichsingapura
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yordania, Uni Emirat Arab Kirim Makanan ke Gaza Lewat Udara
Tulisan selanjutnya LPM Dompet Dhuafa Gencarkan Gerakan Yatim Growth Partner: Tumbuh Bersama Lengkapi Mimpi Mereka

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?