Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Personel Militer Korea Selatan Berkurang 20 Persen Seiring Penyusutan Populasi Pria

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Agustus 2025 11:39 11:39 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Agustus 2025 11:37
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Jumlah personel militer Korea Selatan menyusut 20 persen kurun enam tahun terakhir menjadi 450.000, terutamanya disebabkan penurunan populasi laki-laki berusia layak mengikuti wajib militer, menurut laporan yang dirilis hari Ahad (10/8/2025).

Penurunan drastis jumlah pria yang layak untuk berdinas di militer akan menyebabkan kekurangan jumlah perwira dan dapat mengakibatkan kesulitan operasional jika tren ini terus berlanjut, menurut laporan Kementerian Pertahanan seperti dilansir Reuters.

Dalam masa antara 2019 dan 2025, populasi pria berusia 20-an tahun menurun 30 persen menjadi 230.000, menurut data pemerintah. Usia itu adalah di saat kebanyakan pria yang lolos ujian fisik memasuki wajib militer, yang sekarang berlangsung selama 18 bulan.

Dulu pada 1953 ketika Perang Korea berakhir dengan gencatan senjata, para pria yang memenuhi syarat diwajibkan masuk militer selama 36 bulan.

Penyingkatan masa dinas itu bisa dilakukan berkat peningkatan kapabilitas persenjataan, yang dicapai melalui aliansi militer dengan Amerika Serikat dan pembangunan industri pertahanan yang sekarang menjadikan Korea Selatan sebagai salah satu eksportir senjata.

Baca Juga

Psikolog UGM Ini Paparkan Sejarah APA “Normalisasi Homoseksual”
BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
DSKS Desak DPRD Solo Dorong Regulasi Tegas soal LGBT, DPRD Siap Kaji
Pemkot Bukittinggi Gandeng HDM Persempit Ruang Gerak LGBT dan Berantas Narkoba

Kekuatan militer Korea Selatan juga ditunjang dengan anggaran pertahanan yang mencapai lebih dari 61 triliun won ($43,9 miliar) pada tahun 2025 – lebih besar dari kekuatan ekonomi Korea Utara yang memiliki personel militer sekitar 1,2 juta menurut perkiraan Kementerian Pertahanan pada 2022.

Namun, tetap saja militer Korea Selatan kekurangan 50.000 personel yang mencukupi untuk memelihara kesiapan pertahanan, kata Kementerian Pertahanan. Sekitar 21.000 dari kekurangan tersebut berada di jajaran prajurit tingkat bintara, katanya.

Korea Selatan merupakan salah satu negara dengan tingkat penuaan penduduk tercepat di dunia dan memiliki tingkat kesuburan terendah di dunia yaitu 0,75 pada tahun 2024.

Populasi Korea Selatan, yang mencapai puncaknya 51,8 juta pada 2020, diperkirakan akan menyusut menjadi 36,2 juta pada 2072, menurut proyeksi pemerintah.

($1 = 1.388,69 won)

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iraq Pertegas Sikap Terhadap Faksi Pro-Iran Menyusul Serangan di Baghdad
Tulisan selanjutnya Gempa Runtuhkan Bangunan di Balikesir Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris

Berita
30 Juni 2026 16:35
Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
Hamas Berharap Pasukan Internasional Jadi Penghalang Pelanggaran ‘Israel’ di Gaza
Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina
Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin

Terbaru

  • Psikolog UGM Ini Paparkan Sejarah APA “Normalisasi Homoseksual”
  • BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan
  • OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
  • DSKS Desak DPRD Solo Dorong Regulasi Tegas soal LGBT, DPRD Siap Kaji
  • Pemkot Bukittinggi Gandeng HDM Persempit Ruang Gerak LGBT dan Berantas Narkoba
  • UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
  • MUI dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Dakwah
  • Pemerintah, DPR, dan MUI Sambut Positif Wacana RUU Pidana LGBT
  • Pesan Khutbah Jum’at H. Agus Salim Tahun 1928: Persatuan Lahir dan Batin
  • Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

MUI dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Dakwah

3 Juli 2026 20:51
Berita

Pemerintah, DPR, dan MUI Sambut Positif Wacana RUU Pidana LGBT

3 Juli 2026 20:45
Berita

Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir

2 Juli 2026 21:51
Berita

Aksi-Aksi Suporter Bola Dukung Palestina di Piala Dunia 2026

2 Juli 2026 20:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?