Hidayatullah.com– Satu orang dikabarkan kehilangan nyawa dan bangunan-bangunan runtuh setelah gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Provinsi Balikesir di bagian barat laut Turki.
Seorang wanita berusia 81 tahun menghembuskan napas terakhirnya tidak lama setelah dikeluarkan dari reruntuhan bangunan di kota kecil Sindirgi, yang merupakan pusat gempa, kata Menteri Dalam Negeri Turki seperti dilansir BBC hari Ahad (10/8/2025).Enam belas gedung bertingkat ambruk akibat guncangan gempa, dan 29 orang dilaporkan terluka, imbuh Menteri Ali Yerlikaya.Badan penanggulangan bencana Turki mengatakan gempa terjadi sekitar pukul 19:53 waktu setempat (16:53 GMT), dan getarannya dirasakan sampai ke Istanbul.Presiden Recep Tayyip Erdogan lewat platform X mengeluarkan pernyataan berisi doa bagi pemulihan yang cepat untuk semua orang yang terkena dampak, dan mengatakan bahwa semua upaya tanggap bencana diawasi dengan ketat.Operasi pencarian dan penyelamatan sekarang sudah selesai, dan Menteri Dalam Negeri mengatakan tidak ada tanda-tanda kerusakan serius atau korban jiwa lainnya.Namun, foto-foto dari Sindirgi yang beredar menunjukkan bangunan-bangunan besar hancur total dan tumpukan logam bengkok serta puing-puing menumpuk.Turki terletak di persimpangan tiga lempeng tektonik besar, dan akibatnya sering mengalami aktivitas seismik.Pada Februari 2023, lebih dari 50.000 orang tewas ketika gempa bumi bermagnitudo 7,8 menghancurkan bagian tenggara negara itu, sementara 5.000 lainnya dikabarkan tewas di negara tetangga Suriah.Sampai sekarang sejak gempa tersebut, ribuan orang dikabarkan masih belum mendapatkan tempat tinggal yang layak.*




