Hidayatullah.com – Pemerintah Spanyol mengumumkan akan meningkatkan tekanan terhadap ‘Israel’ agar menghentikan genosidanya di Gaza. Ada sembilan langkah yang akan diambil Spanyol termasuk melarang kapal dan pesawat pengangkut senjata singgah di wilayahnya.
“Kami akan melarang kapal pengangkut senjata ke Israel berlabuh di pelabuhan Spanyol dan melarang pesawat pengangkut senjata ke Israel menggunakan wilayah udara Spanyol,” kata Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez pada Senin (08/09/2025).
a mengatakan pemerintahnya akan meningkatkan bantuan kepada Otoritas Palestina dan badan PBB untuk pengungsi Palestina serta memberlakukan embargo terhadap barang-barang yang diproduksi di permukiman ilegal Israel di wilayah Palestina yang diduduki.
“Kami berharap hal ini akan menambah tekanan kepada Perdana Menteri Netanyahu dan pemerintahannya untuk meringankan sebagian penderitaan yang dialami penduduk Palestina,” kata Sanchez dalam pidato di TV lokal.
Langkah Spanyol menjadi tindakan paling keras yang pernah dikeluarkan kepala pemerintahan Eropa, menggunakan terminologi yang biasanya dihindari oleh pejabat Barat ketika merujuk pada tindakan genosida ‘Israel’ di Gaza.
Ini sangat kontras dengan tanggapan Inggris, Jerman, dan negara-negara Eropa lainnya, yang banyak di antaranya terus mendukung Israel secara diplomatis dan militer meskipun bukti-bukti tindakan genosida semakin meningkat.
Meskipun Inggris baru-baru ini menandatangani Nota Kesepahaman dengan Otoritas Palestina yang menegaskan dukungannya terhadap solusi dua negara berdasarkan perbatasan tahun 1967 dan menolak perluasan permukiman ilegal ‘Israel’, di saat yang sama Inggris juga mengizinkan kerja sama militer dengan ‘Israel’ untuk tetap berlanjut, meski penjajah saat itu sedang membombardir Gaza.
Sebaliknya, keputusan Spanyol sejalan dengan meningkatnya seruan dari badan-badan hak asasi manusia global, Mahkamah Internasional, dan semakin banyak segmen masyarakat sipil Eropa yang menuntut tindakan nyata untuk mengakhiri pembantaian di Gaza.
Hal ini, tentu saja, membuat marah pemerintah zionis ‘Israel’. Menteri Luar Negeri Gideon Saar menuduh Sánchez anti-Semitisme dan melarang dua menteri Spanyol—Yolanda Díaz dan Sira Rego, keduanya dari partai Sumar yang berhaluan kiri di Spanyol—untuk memasuki negara tersebut.
Secara umum berikut 9 langkah yang diambil Spanyol:
- Embargo Senjata
Larangan penjualan semua jenis senjata ke Israel.
- Pembatasan Maritim
Larangan kapal pengangkut bahan bakar yang ditujukan untuk tentara Israel melewati pelabuhan Spanyol.
- Pembatasan Wilayah Udara
Larangan masuknya pesawat pengangkut material pertahanan ke Israel melalui wilayah udara Spanyol.
- Larangan Masuk
Penolakan masuk ke wilayah Spanyol bagi individu yang terlibat langsung dalam genosida dan kejahatan perang.
- Larangan Produk Permukiman
Larangan impor barang yang diproduksi di permukiman Israel di Gaza dan Tepi Barat.
- Pembatasan Konsuler
Pembatasan layanan konsuler Spanyol bagi warga negara yang tinggal di permukiman ilegal Israel.
- Dukungan untuk Otoritas Palestina
Memperkuat dukungan diplomatik dan keuangan Spanyol kepada Otoritas Palestina.
- Peningkatan Kontribusi untuk UNRWA
Memperluas dukungan keuangan dan logistik Spanyol untuk operasi UNRWA.
- Peningkatan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza
Meningkatkan program bantuan kemanusiaan dan kerja sama yang ditujukan ke Gaza.*




