Hidayatullah.com—Aceh kembali mencatatkan prestasi sebagai provinsi dengan persentase penduduk Muslim tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Agama, per 31 Desember 2024, sebanyak 98,61% dari total 5,55 juta jiwa penduduk Aceh memeluk agama Islam, demikian dikutip dari RRI, Selasa (9/9/2025).
Angka ini menempatkan Aceh di posisi teratas dalam hal persentase penduduk Muslim, mengungguli provinsi lain seperti Gorontalo (98,05%), Sumatera Barat (97,57%), dan Jawa Barat (97,36), menurut laporan yang diterbitkan oleh Antara News, Selasa (9/9/2025). Namun, jika dilihat dari jumlah absolut, Jawa Barat masih menjadi provinsi dengan jumlah penduduk Muslim terbanyak, yakni sekitar 48,58 juta jiwa.
Keberadaan Aceh sebagai provinsi dengan persentase Muslim tertinggi tidak lepas dari sejarah panjang penyebaran Islam di wilayah ini.
Sejak abad ke-13, Aceh telah menjadi pusat penyebaran Islam di Nusantara, dengan kerajaan-kerajaan Islam seperti Kesultanan Aceh Darussalam yang memainkan peran penting dalam proses Islamisasi di wilayah Sumatra dan sekitarnya, demikian dikutip dari laman resmi Pemerintah Aceh, Senin (8/9/2025).
Selain itu, identitas keislaman Aceh juga tercermin dalam penerapan Syariat Islam secara formal. Hukum jinayat yang mengatur tindak pidana tertentu, seperti perjudian, khalwat, dan minuman keras, diberlakukan di provinsi ini, menurut laporan RRI, Selasa (9/9/2025).
Penerapan hukum ini menunjukkan komitmen Aceh dalam menjaga nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Masyarakat Aceh juga dikenal memiliki tradisi keagamaan yang kental, dengan banyaknya pesantren dan majelis taklim yang tersebar di berbagai daerah, demikian dikutip dari Antara News, Selasa (9/9/2025).
Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat Aceh.
Dengan dominasi Muslim yang tinggi, Aceh menjadi contoh nyata bagaimana agama Islam dapat menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya dan sosial suatu daerah.
Kedepannya, penting bagi pemerintah dan masyarakat Aceh untuk terus menjaga dan melestarikan nilai-nilai keislaman yang telah menjadi bagian dari kehidupan mereka, sembari tetap membuka diri terhadap perkembangan zaman dan menjaga kerukunan antar umat beragama, menurut RRI, Selasa (9/9/2025).
Ke depan, diharapkan Aceh dapat terus mempertahankan posisinya sebagai provinsi dengan persentase penduduk Muslim tertinggi, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga harmoni antara agama, budaya, dan pembangunan, demikian dikutip dari Antara News, Selasa (9/9/2025).*




