Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kapal Utama Global Sumud Diduga Dihantam Drone di Lepas Pantai Tunisia

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 9 September 2025 16:18 4:18 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 9 September 2025 17:00
Bagikan
Global Sumud FLotilla
Bagikan

Hidayatullah.com – Armada Global Sumud (GSF) yang menuju Gaza mengatakan salah satu kapal utamanya, “Family Boat”, diduga dihantam drone di lepas pantai Tunisia pada Selasa pagi.

Armada tersebut juga membagikan rekaman yang diambil dari kapal lain yang dikatakan “menunjukkan momen tepat saat Family Boat dihantam dari atas.” Rekaman hitam-putih itu tampak memperlihatkan sebuah benda yang terbakar jatuh ke atas perahu, memicu ledakan dan kebakaran.

Namun, otoritas Tunisia membantah klaim tersebut. Dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh kantor berita negara Tunisia, TAP, Kementerian Dalam Negeri Tunisa membantah laporan bahwa kapal berbendera Portugis tersebut telah dihantam oleh pesawat nirawak saat berlabuh di luar pelabuhan Sidi Bou Said.

Kementerian tersebut mengatakan unit keamanan telah memeriksa lokasi kejadian dan memastikan bahwa kebakaran disebabkan oleh jaket pelampung yang terbakar. Api dengan cepat dipadamkan dan tidak menyebabkan cedera atau kerusakan material selain beberapa jaket yang terbakar, tambahnya.

Sejumlah bekas awak Madeleine, kapal bantuan kemanusiaan sebelumnya yang disita oleh militer ‘Israel’ pada bulan Juni juga ikut dalam armada Global Sumud. Di antaranya aktivis iklim Swedia Greta Thunberg, aktivis Yasemin Acar, aktivis Brasil Thiago Avila, dan aktivis Turki Suayb Ordu.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Semua penumpang dan awak selamat,” bunyi pernyataan armada tersebut, seraya menambahkan: “Investigasi sedang berlangsung, dan ketika informasi lebih lanjut tersedia, akan segera dirilis.”

“Tindakan agresi yang bertujuan mengintimidasi dan menggagalkan misi kami tidak akan menghalangi kami. Misi damai kami untuk mengakhiri pengepungan di Gaza dan berdiri dalam solidaritas dengan rakyatnya terus berlanjut dengan tekad dan tekad yang kuat,” tambah Global Sumud.

“Sebuah pesawat nirawak terbang tepat di atasnya, melepaskan bom, lalu meledak, dan kapal terbakar,” ujar Acar, anggota komite pengarah, dalam sebuah pesan video di Instagram.

Breaking news;

Here is the security camera footage from the Family vessel of the Sumud Flotilla, stationing just outside Tunis port. So:
1. Sound of something that the crew identified as a drone.
2. Crews sounds the alarm and calls for help.
3. Explosion.
Draw your conclusions. pic.twitter.com/HmkFG7yaEt

— Francesca Albanese, UN Special Rapporteur oPt (@FranceskAlbs) September 8, 2025

Armada Sumud Global, yang dinamai berdasarkan kata Arab yang berarti “keteguhan”, terdiri dari lebih dari 50 kapal yang mengangkut orang-orang dari berbagai negara, termasuk dokter, jurnalis, dan aktivis. Sekitar 150 aktivis – termasuk warga Tunisia, warga negara Turki, dan lainnya dari Eropa, Afrika, dan Asia – berpartisipasi dalam inisiatif ini.

Armada tersebut berlayar dari Barcelona pada akhir Agustus bersama dengan rombongan lain dari Genoa, Italia, dan diperkirakan akan meninggalkan Tunisia menuju Gaza pada hari Rabu. Aksi ini bertujuan untuk menembus blokade ‘Israel’ dan mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Klasifikasi Fase Keamanan Pangan Terpadu (IPC) yang didukung PBB melaporkan pada 22 Agustus bahwa kelaparan telah melanda Gaza utara dan memperingatkan bahwa kelaparan dapat menyebar seiring berlanjutnya blokade ‘Israel’.

Perang genosida ‘Israel’ di Gaza memasuki hari ke-700 pada hari Jumat, dengan pasukan penjajah telah menewaskan lebih dari 64.500 warga Palestina. Kampanye militer tersebut telah menghancurkan daerah kantong tersebut, yang sedang menghadapi kelaparan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Armada Global Sumudgenosida GazaGlobal Sumud Flotillapalestinatunisia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perdana Menteri Spanyol akan mengakui negara Palestina Spanyol Terapkan 9 Langkah Stop Genosida Gaza, Termasuk Embargo Senjata ‘Israel’
Tulisan selanjutnya India dan Israel kesepakatan Dunia Boikot Zionis, India Malah Jalin Kerjasama dengan ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?