Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ratu Sirikit Meninggal Dunia di Usia 93 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 Oktober 2025 09:34 9:34 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Oktober 2025 09:52
Bagikan
Ratu Sirikit ibu suri Thailand
Bagikan

Hidayatullah.com– Ratu Sirikit, ibu dari raja Thailand saat ini, Vajiralongkorn, mangkat pada usia 93 tahun.

Dia meninggal dunia dalam keadaan tenang di sebuah rumah sakit di Bangkok pada hari Jumat 24 Oktober pukul 21:21 waktu setempat, menurut Biro Kerumahtanggaan Kerajaan Thailand. Sirikit mengidap sejumlah penyakit selama dirawat di rumah sakit sejak 2019, termasuk infeksi darah yang dialaminya bulan ini, imbuh biro itu seperti dilansir BBC Sabtu (25/10/2025).

Selama lebih dari enam dekade, Ratu Sirikit menikah dengan raja Thailand yang paling lama berkuasa, Bhumibol Adulyadej, yang wafat pada tahun 2016.

Raja Vajiralongkorn sudah memerintahkan Biro untuk menyelenggarakan pemakaman bagi ibunya, imbuh pertanyaan tersebut.

Jasad Ratu Sirikit akan disemayamkan di Dusit Thorne Hall yang berada di Istana Agung di Bangkok, menurut pihak istana.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Anggota keluarga kerajaan juga akan menjalani masa berkabung selama satu tahun.

Sirikit bertemu dengan Bhumibol saat belajar musik di Paris, di mana ayahnya kala itu bertugas sebagai duta besar Thailand untuk Prancis.

“Benci pada pandangan pertama,” kata Sirikit dalam dokumenter BBC 1980 tentang bangsawan Kerajaan Thailand, Soul of a Nation, menambahkan bahwa Bhumibol datang terlambat 3 jam saat kencan pertama mereka.

Pasangan itu menikah pada 28 April 1950, satu pekan sebelum Bhumibol dilantik sebagai raja di Bangkok.

“Raja dan ratu Thailand selalu memiliki kontak dengan rakyat dan mereka biasanya menganggap rajanya sebagai bapak bangsa. Oleh karena itu kami tidak memiliki banyak kehidupan pribadi, karena kami dianggap sebagai bapak dan ibu bangsa,” kata Sirikit, yang hari kelahirannya 12 Agustus ditetapkan sebagai Hari Ibu di Thailand sejak 1976.

Ratu Sirikit mengalami stroke pada 2012, setelah itu dia jarang tampil di muka publik.vSirikit dianugerahi seorang putra dan tiga anak perempuan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hari IbuKerajaan ThailandRatu Sirikit wafat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pernyataan Bersama Faksi-Faksi Palestina dari Kairo
Tulisan selanjutnya Tentara Australia Tentara Wanita Gugat Militer Australia dalam Kasus Seksual

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
‘Israel’ Tetap Ikut Eurovision, Belanda Kembali Pilih Boikot
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?