Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ustadz Bachtiar Nasir: Tragedi Sudan Lebih Mengerikan dari Gaza

Bambang S
Terakhir diupdate: 4 November 2025 14:11 2:11 pm
Bambang S
Dipublikasikan 4 November 2025 14:30
Bagikan
Ustadza Bachtiar Nasir Tragedi Sudan Lebih Mengerikan dari Gaza
Bagikan

Hidayatullah.com — Ulama nasional sekaligus Ketua Umum DPP Jalinan Alumni Timur Tengah Indonesia (JATTI), Ustadz Bachtiar Nasir (UBN), menyoroti krisis kemanusiaan yang terus memburuk di Sudan. Ia menyebut, apa yang terjadi di negara tersebut lebih parah dibandingkan tragedi di Gaza, Palestina.

“Apa yang terjadi di Sudan ini lebih dahsyat dari Gaza. Di Gaza yang terbunuh hingga hari ini sekitar 70 ribu orang. Di Sudan, hanya dalam beberapa hari, sudah 150 ribu pembantaian,” ujar UBN dalam Kuliah Semangat Pagi di kanal YouTube Bachtiar Nasir, Selasa (4/11/2025).

UBN menyebut, konflik di Sudan merupakan perang saudara antara dua faksi militer, yakni Sudanese Armed Forces (SAF) dan Rapid Support Forces (RSF). Menurutnya, situasi kini makin mengerikan karena sebagian besar korban adalah warga sipil tak bersenjata.

“Pembunuhan kejam terjadi, rakyat sipil ditembaki. Fasilitas kesehatan lebih dari 80 persen tidak berfungsi. Ini lebih parah dari Gaza. Konflik terkini terpusat di Darfur,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, RSF saat ini menguasai hampir seluruh wilayah Darfur, termasuk kota El Fasher yang baru direbut, sementara SAF mengendalikan wilayah utara dan timur, termasuk Port Sudan dan Laut Merah dengan dukungan asing.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

UBN menilai, konflik tersebut telah menjelma menjadi proxy war atau perang perpanjangan kepentingan asing di kawasan tanduk Afrika dan Laut Merah. “Yang berkepentingan sudah orang luar. Ada intervensi negara-negara yang memiliki kepentingan strategis, baik ekonomi maupun ideologi. Inilah yang memperpanjang konflik,” jelasnya.

Menurutnya, akar masalah konflik Sudan berawal dari ketidakstabilan politik, kudeta militer, serta perselisihan etnis dan ekonomi yang tak terselesaikan.

“Semoga Indonesia bisa belajar dari kesalahan ini. Inilah bahayanya kalau syahwat hawa nafsu memegang senjata dan memimpin negara. Akibatnya, rakyat yang menjadi korban,” tegas UBN.

UBN berpesan dengan seruan moral bagi umat Islam untuk peduli terhadap penderitaan sesama. “Sayangilah yang di bumi, maka kamu akan disayangi yang di langit. Begitulah seharusnya seorang muslim, tidak hanya memikirkan dirinya sendiri,” ujarnya.* Azim Arrasyid

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:SudanTragedi SudanUBNUstadz Bachtiar Nasir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kecanduan Media Sosial Berdampak Kesepian dan Kecemasan Akan Mati
Tulisan selanjutnya Kekeringan Landa Teheran, Terancam Kehabisan Air dalam Dua Minggu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?