Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Diduga Agen Mata-Mata UEA, Tiga Orang Ditangkap di Turki

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 November 2025 08:16 8:16 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 November 2025 05:00
Bagikan
Aparat Keamanan Turki
Bagikan

Hidayatullah.com – Aparat keamanan Turki menangkap tiga orang yang diduga agen mata-mata Uni Emirat Arab (UEA), menurut Kantor Kejaksaan Agung Istanbul pada Selasa.

Laporan kejaksaan mengatakan ketiga orang itu diduga mengumpulkan informasi pribadi karyawan kantor pemerintahan di Turki dengan menggunakan nomor telepon lokal.

“Telah dipastikan bahwa anggota dinas intelijen UEA memperoleh nomor dari perusahaan GSM [sistem komunikasi seluler global] yang beroperasi di Turki dan, melalui profil palsu, berupaya mengumpulkan data biografi personel yang bekerja di posisi-posisi penting di negara kami,” bunyi pernyataan kejaksaan.

“Upaya tersebut menargetkan para eksekutif di organisasi industri pertahanan, saluran telepon yang digunakan oleh Kementerian Luar Negeri, dan perwakilan resmi dari beberapa negara asing,” imbuh pernyataan tersebut dikutip Middle East Eye pada Selasa (25/11/2025).

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa pihak berwenang mengidentifikasi empat orang yang memperoleh saluran telepon seluler dari operator layanan Turki dan mengirimkannya ke UEA untuk dikirimkan kepada seorang agen intelijen, dan tetap berhubungan satu sama lain.

Baca Juga

ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

“Dalam operasi yang dilakukan hari ini untuk menangkap para tersangka yang teridentifikasi dan menyita barang bukti terkait kejahatan tersebut, tiga tersangka ditangkap, sementara satu tersangka masih berada di luar negeri. Surat perintah penangkapan telah dikeluarkan untuk tersangka yang berada di luar Turki,” kata kejaksaan.

Namun, hanya beberapa jam setelah pernyataan kejaksaan, para pejabat Turki mulai menghubungi beberapa media untuk meminta penghapusan laporan terkait, dengan klaim bahwa laporan tersebut berisi informasi palsu.

Kemudian, kejaksaan menghapus siaran pers asli dari akun resmi X-nya dan mengeluarkan pernyataan baru terkait masalah tersebut – kali ini tanpa menyebutkan apa pun tentang hubungan dengan Emirat.

Kemudian pada malam harinya, kejaksaan merilis klarifikasi lain:

“Menurut informasi yang diperoleh dari sumber keamanan kami mengenai investigasi spionase yang diumumkan dalam siaran pers hari ini, telah ditetapkan bahwa para tersangka tidak memiliki hubungan apa pun dengan Uni Emirat Arab.”

Turki dan UEA memperbaiki hubungan mereka pada tahun 2021 setelah perundingan ekstensif untuk menyelesaikan perbedaan regional dan bilateral mereka, yang dipicu oleh Musim Semi Arab.

Hubungan tersebut kemudian dimahkotai oleh perjanjian perdagangan bebas dan kesepakatan investasi, serta kunjungan rutin para pejabat senior.

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, perang Sudan telah memicu kembali ketegangan antara kedua kekuatan regional tersebut.

UEA mendukung paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF) untuk melawan tentara Sudan, yang memiliki kerja sama erat dengan Ankara selama setahun terakhir.

Para pejabat Turki menegaskan bahwa hubungan mereka dengan Emirat bersifat baik dan terdapat kesepakatan untuk memilah-milah masalah alih-alih merusak hubungan.

Turki dalam beberapa tahun terakhir telah menangkap banyak tersangka yang diduga bekerja untuk badan intelijen Israel, Rusia, atau Iran.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:mata-mataspionaseTurkiUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Intelijen Iran Klaim Ali Khamenei Jadi Target Israel dan AS
Tulisan selanjutnya Pastur Katolik Palestina: Upaya Internasional Lucuti Senjata Pejuang Gaza “Pasti Akan Gagal”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Berita
21 Juli 2026 19:08
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

21 Juli 2026 10:00
Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

20 Juli 2026 17:00
Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?