Hidayatullah.com– Bandara-bandara di Malaysia mendesak para pelancong untuk mengenakan masker sebagai tindakan pencegahan, menyusul laporan tentang wabah virus Nipah di India belakangan ini.
Dalam pengumuman publiknya, pihak pengelola bandara mengimbau para penumpang untuk memperhatikan dengan seksama kondisi kesehatan mereka sebelum maupun sesudah melakukan perjalanan.
“Sebagai tindakan pencegahan, para pelancong disarankan untuk mengenakan masker penutup wajah, terutama di tempat ramai atau tertutup, merencanakan perjalanan mereka secara bertanggung jawab, dan segera mencari pertolongan medis apabila merasa tidak sehat,” demikian Malaysia Airports dalam pernyataan hari Kamis (29/1/2026) seperti dilansir Malay Mail.
Imbauan itu dikeluarkan setelah Kementerian Kesehatan meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan di seluruh titik masuk wilayah Malaysia.
Meskipun sejauh ini belum ada laporan kasus infeksi virus Nipah di Malaysia, kebijakan itu diambil karena adanya dua kasus terkonfirmasi infeksi virus Nipah di Bengal Barat, India, sejak Desember 2025. Wabah virus Nipah terakhir kali terjadi di Malaysia pada tahun 1998-1999.
Mengingat tingkat fatalitas yang tinggi dari virus itu, mencapai 40-75 persen, pusat-pusat pelayanan kesehatan diminta untuk bersiaga menangani kasus infeksi Nipah dan mengambil tindakan untuk menanggulangi penyebarannya.
Orang yang terinfeksi virus Nipah biasanya mengalami gangguan pernapasan parah dan ensefalitis.*




