Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amerika Serikat Perluas Pangkalan Militer di Kenya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Januari 2026 20:24 8:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Januari 2026 20:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Amerika Serikat mulai melaksanakan proyek perpanjangan landasan pacu bernilai $70 juta di sebuah pangkalan militer di Kenya yang berdekatan dengan perbatasan Somalia, guna memperkuat operasi kontra-terorisme di kawasan Tanduk Afrika.

Pangkalan Udara Manda Bay merupakan sebuah situs Angkatan Udara Kenya di wilayah Lamu County yang dipergunakan oleh pasukan Amerika Serikat dan sejak lama menjadi pusat operasi militer menarget kelompok-kelompok yang berkaitan dengan Al-Qaeda dan Al-Shabaab.

Pada 2024, presiden AS kala itu Joe Biden mengumumkan rencana untuk menjadikan Kenya sebagai sekutu besar pertama non-NATO di kawasan Sub-Sahara Afrika, meningkatkan hubungan militer dan diplomatik, meskipun tanpa ada perjanjian keamanan formal.

“Kita harus menunjukkan kepada mereka-mereka yang akan menyerang kita bahwa kita siap siaga untuk membela diri,” kata Wakil Menteri Luar Negeri AS Christopher Landau saat groundbreaking hari Kamis (29/1/2026), yang merupakan bagian dari kunjungan tiga harinya ke Kenya, seperti dilansir AFP.

Pada 2020, tiga warga AS tewas saat kelompok Al-Shabaab menerobos penjagaan ketat di Kamp Simba, bagian dari pangkalan militer Manda Bay, menghancurkan beberapa pesawat dan kendaraan militer.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Pada 1998, Kedutaan AS di Kenya dan Tanzania secara simultan ditarget oleh kelompok Al-Qaeda. Serangan tersebut menewaskan lebih dari 200 orang, termasuk di antaranya 12 warga AS, serta melukai banyak orang lainnya.

Dalam pidatonya, Landau juga memuji kontribusi Kenya dalam menjaga “stabilitas internasional” di Haiti.

Kenya memimpin misi internasional yang didukung Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang bertujuan untuk membantu aparat kepolisian nasional Haiti menghadapi geng-geng kriminal yang merajalela dan menguasai sebagian besar wilayah negara pulau di kawasan Karibia itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uni Eropa Masukkan Korps Garda Revolusi Iran ke dalam Daftar Teroris
Tulisan selanjutnya Amazon Kurangi 16.000 Pekerja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?