Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
BeritaIptekes

WHO: Kasus di India dan Bangladesh Risiko Penyebaran Virus Nipah Rendah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Februari 2026 15:28 3:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Februari 2026 15:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan risiko penyebaran virus mematikan Nipah rendah setelah tiga kasus infeksi yang terkonfirmasi di India dan Bangladesh belum lama ini.

Nipah, yang menyebar dari hewan ke manusia, sampai saat ini belum ada obatanya dan belum ada vaksin penangkalnya, dan memiliki tingkat kematian berkisar antara 40 sampai 75 persen, menurut WHO.

“Kurun beberapa pekan terakhir, tiga kasus Nipah – dua di India dan satu di Bangladesh – menjadi kepala berita dan menimbulkan kekhawatiran akan wabah yang meluas,” kata pimpinan WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers di Jenewa hari Rabu (11/2/2026) seperti dilansir AFP.

WHO mengakaji risiko penyebaran virus Nipah di tingkat regional dan global dan menemukan hasilnya rendah, imbuhnya.

Bulan lalu dua kasus Nipah dikonfirmasi negara bagian Bengal Barat sementara satu pasien meninggal dunia di Bangladesh pekan lalu setelah terjangkit virus itu.

Baca Juga

ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

“Kedua wabah tidak terkait, meskipun keduanya terjadi di sepanjang perbatasan India-Bangladesh, dan memiliki beberapa kondisi ekologis dan budaya yang sama, serta populasi spesies kelelawar buah yang dikenal sebagai penampung alami virus Nipah,” kata Tedros.

Nipah pertama kali teridentifikasi pada tahun 1998 setelah menyebar di kalangan peternak babi di Malaysia.

Di India, kasus wabah Nipah pertama terjadi di Bengal Barat pada 2001.

Pada tahun 2018, sedikitnya 17 orang kehilangan nyawa akibat Nipah di Kerala, dan pada tahun 2023, dua orang meninggal dunia akibat virus itu di wilayah negara bagian yang sama.

Gejala yang ditunjukkan antara lain demam, muntah, infeksi pernapasan, dan dalam kasus berat penderitanya bisa mengalami kejang dan peradangan otak yang dapat mengakibatkan koma.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya memimpin diri sendiri Ketaatan Umat karena Akhlak Pemimpinnya
Tulisan selanjutnya Revolusi Kreatif: Bagaimana Alat Online dan Teknologi Cerdas Mengubah Dunia Pengeditan Video

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

21 Juli 2026 10:00
Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

21 Juli 2026 08:51
senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

21 Juli 2026 06:30
Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?