Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 21 September 2026 19:06 7:06 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 21 September 2026 16:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Italia akan melarang penggunaan burka dan hijab di lingkungan sekolah serta membatasi jumlah pelajar asing. Hal tersebut lantaran Italia tak ingin anak-anak lokal merasa seperti minoritas.

Daftar isi
  • Eropa menyebut larangan sebagai Netral
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

“Anak-anak Italia tidak boleh merasa seperti kelompok minoritas di dalam kelas,” ujar Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni dalam sebuah festival pemuda yang digelar partainya, Brothers of Italy (FdI).

“Sungguh tidak masuk akal jika di ruang kelas Italia, anak-anak Italia merasa terpojok karena mereka menjadi minoritas. Hal itu tidak bisa dibiarkan,” tambahnya, sebagaimana dikutip Kantor Berita ANSA.

Selain itu, Giorgia juga menegaskan bahwa pemerintahannya akan melarang penggunaan burqa dan hijab di sekolah.

Sementara orang tua dari siswa asing yang kesulitan beradaptasi dengan sistem sekolah juga akan diwajibkan mempelajari bahasa Italia.

Baca Juga

Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah
Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat
Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon
Di Singapura Memulung Botol Bekas dari Tempat Sampah Bisa Kena Denda

Ia menyebut akan segera mengajukan kebijakan-kebijakan ini ke Dewan Menteri.

Eropa menyebut larangan sebagai Netral

Sebelumnya, partai sayap kanan Italia, Lega, juga mengusulkan pelarangan penutup wajah di ruang publik.

Pada tahun 2023, pengadilan tertinggi Uni Eropa memutuskan bahwa otoritas publik di negara-negara anggota dapat melarang pegawai mengenakan atribut yang menunjukkan keyakinan agama, seperti penutup kepala (jilbab).

Sedangkan Mahkamah Eropa (CJEU) menyatakan bahwa kebijakan netralitas untuk menciptakan lingkungan administrasi yang netral dapat dibenarkan demi tujuah yang sah.

Pengadilan tersebut menambahkan bahwa instansi administrasi publik lainnya juga dibenarkan jika memutuskan untuk mengizinkan—secara umum dan tanpa pandang bulu—penggunaan atribut keyakinan yang terlihat jelas.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:burqaItalialarangan hijabniqabsekolah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Asap Tebal Muncul Dekat Bandara, Houthi Klaim Lancarkan Serangan ke Riyadh
Tulisan selanjutnya Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action

Berita
31 Oktober 2026 10:09
Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK

Terbaru

  • Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
  • Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah
  • Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat
  • Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon
  • Di Singapura Memulung Botol Bekas dari Tempat Sampah Bisa Kena Denda
  • Roti Semakin Langka dan Mahal Banyak Orang Sudan Kurang Makan
  • Pengadilan Turki Cabut “Ma’alim fi ath-Tariq” Sayyid Qutb dari Daftar Buku Terlarang
  • Trump Umumkan akan Setop Bantuan Militer ke ‘Israel’
  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Roti Semakin Langka dan Mahal Banyak Orang Sudan Kurang Makan

5 November 2026 16:11
Berita

Pengadilan Turki Cabut “Ma’alim fi ath-Tariq” Sayyid Qutb dari Daftar Buku Terlarang

5 November 2026 14:22
Berita

Trump Umumkan akan Setop Bantuan Militer ke ‘Israel’

5 November 2026 13:29
Berita

Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah

3 November 2026 19:02
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?