Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Parlemen Iraq Pilih Nizar Amedi Sebagai Presiden Baru

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 April 2026 09:41 9:41 am
Ama Farah
Dipublikasikan 12 April 2026 09:40
Bagikan
Presiden Iraq Nizar Amedi.
Bagikan

Hidayatullah.com– Parlemen Iraq hari Sabtu (11/4/2026) memilih politisi Kurdi Nizar Amedi sebagai presiden baru negara itu, peran yang sebagian besar hanya seremonial, menyusul pemilihan parlemen November tahun lalu.

Amedi, 58, merupakan mantan menteri lingkungan hidup dan mengepalai kantor politik Patriotic Union of Kurdistan (PUK) di Baghdad sejak 2024m lansir Reuters.

Iraq selanjutnya akan memilih perdana menteri, jabatan yang lebih sensitif dan mendapatkan perhatian lebih besar secara politik.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada bulan Januari mengancam akan menarik dukungan Washington kepada Iraq, sebuah negara produsen besar minyak, apabila mantan PM Nouri al-Maliki dipercaya kembali untuk memimpin kabinet.

Aliansi dari partai-partai Syiah yang menguasai sebagian besar kursi parlemen sebenarnya sudah mendukung Maliki, tetapi mendapatkan sinyal negatif dari Washington.

Baca Juga

Otoritas Amerika Selidiki Insiden Helikopter Marine One Trump Nyaris Tabrakan dengan Pesawat Sipil
Pemerintahan Baru Kolombia Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’
Ajak Bersatu Dukung Palestina, Indonesia: ‘Israel’ Selalu Manfaatkan Perpecahan
Libanon, Israel Susun Daftar Negara Mana yang Bisa Kirim Pasukan Pantau Perlucutan Senjata Hizbullah
Paus Leo XIV akan Bertemu Penyintas Korban Pencabulan Pendeta di Prancis

Di Iraq, yang sejak lama berusaha menyeimbangkan hubungan antara Iran dan AS, jabatan perdana menteri memiliki kewenangan dan kekuasaan yang cukup besar.

Di bawah sistem pembagian kekuasaan sektarian Iraq, posisi perdana menteri harus diisi oleh seorang penganut Syiah, jabatan juru bicara atau ketua parlemen ditempati oleh seorang Muslim (Sunni) dan kepala negara atau presiden diisi orang etnis Kurdi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Empat Kategori Ucapan: Mana yang Layak Disampaikan?
Tulisan selanjutnya Pendiri Kartel Narkoba Jalisco New Generation Mengaku Bersalah di Pengadilan Amerika Serikat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Iran Kesulitan Berkomunikasi dengan Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei

Berita
6 Agustus 2026 19:43
Ajak Masyarakat Shalat Berjamaah, Pemerintah Johor Kenalkan Semarak Maghrib dan Isya’
Gelombang Kekerasan Pemukim Ilegal ‘Israel’ Kini Menyasar Gereja Armenia di Tepi Barat yang Diduduki
Suhu Udara Panas Menyulut Kebakaran di Pangkalan Militer Iraq
Bawa Bom Rakitan Wanita Meledakkan Dirinya di Sebuah Restoran di Moskow

Terbaru

  • Otoritas Amerika Selidiki Insiden Helikopter Marine One Trump Nyaris Tabrakan dengan Pesawat Sipil
  • Pemerintahan Baru Kolombia Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’
  • Ajak Bersatu Dukung Palestina, Indonesia: ‘Israel’ Selalu Manfaatkan Perpecahan
  • Libanon, Israel Susun Daftar Negara Mana yang Bisa Kirim Pasukan Pantau Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Paus Leo XIV akan Bertemu Penyintas Korban Pencabulan Pendeta di Prancis
  • Sepekan Tiga Kapal Tanker Uni Emirat Dihatam Misil dan Drone di Selat Hormuz
  • Atasi Suhu Udara Panas Warga Korea Utara Diimbau Makan Sup Daging Anjing
  • Pilot Malaysia Airlines yang Ditangkap di Jakarta Membawa Narkoba Tidak Menerbangkan Pesawat, Kata Malaysia Aviation Group
  • Kepala Intelijen Saudi di Baghdad Bahas Keamanan Regional dengan PM Iraq
  • Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sepekan Tiga Kapal Tanker Uni Emirat Dihatam Misil dan Drone di Selat Hormuz

8 Agustus 2026 11:48
Berita

Atasi Suhu Udara Panas Warga Korea Utara Diimbau Makan Sup Daging Anjing

8 Agustus 2026 11:06
Berita

Pilot Malaysia Airlines yang Ditangkap di Jakarta Membawa Narkoba Tidak Menerbangkan Pesawat, Kata Malaysia Aviation Group

8 Agustus 2026 10:30
Berita

Kepala Intelijen Saudi di Baghdad Bahas Keamanan Regional dengan PM Iraq

8 Agustus 2026 09:41
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?