Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Survei Temukan Anak-anak Australia Sulit Lepas dari Media Sosial

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 14 April 2026 16:33 4:33 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 14 April 2026 17:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Sebagian anak-anak masih memiliki akun media sosial meski pembatasan oleh pemerintah Australia bagi anak di bawah 16 tahun, menurut hasil survei lembaga nirlaba Molly Rose Foundation.

Melansir laman Engadget pada Senin (13/04/2026), Molly Rose Foundation menerbitkan survei yang melibatkan 1.050 anak di Australia berusia 12 hingga 15 tahun pada Maret 2026.

Hasilnya menunjukkan 61 persen responden yang sebelumnya memiliki akses ke platform media sosial masih memiliki setidaknya satu akun aktif, meskipun aturan pembatasan telah diberlakukan.

Australia menjadi negara pertama yang menerapkan pembatasan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dan mulai berlaku sejak 10 Desember 2025.

Survei tersebut mengungkap sekitar 70 persen anak dapat dengan mudah mengakses platofrm media sosial yang dibatasi.

Baca Juga

Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’

“Hasil ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas larangan media sosial di Australia dan menunjukkan bahwa akan menjadi langkah berisiko tinggi bagi Britania Raya untuk mengikuti kebijakan tersebut saat ini,” kata CEO Molly Rose Foundation Andy Burrows.

Pemerintah Australia sendiri, melalui lembaga eSafety Commissioner terus melakukan evaluasi terhadap kepatuhan platform media sosial.

Menurut penyataan pemerintah, sejumlah platform digital seperti Snapchat, TikTok, Facebook, Instagram, serta YouTube tengah menyelidiki dugaan ketidakpatuhan terhadap aturan tersebut.

Pemerintah Australia menyebutkan keputusan terkait penegakan aturan pembatasan media sosial dijadwalkan akan diumumkan pada pertengahan 2026.

Jika terbukti melanggar, platform dapat dikenakan sanksi mulai dari denda administratif hingga penalti mencapai 49,5 juta dolar Australia atau sekitar Rp600 triliun.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AustraliaPembatasan media sosialsurvei
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serangan 'Israel' tewaskan kepala polisi Serangan Israel Hantam Pos Polisi di Gaza, Empat Pemuda Syahid
Tulisan selanjutnya Viktor Orban Kalah Pemilu Hungaria, Israel Kehilangan Sekutu di Eropa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Berita
17 Oktober 2026 10:07
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’

20 Oktober 2026 13:24
Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

19 Oktober 2026 21:48
Berita

Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

19 Oktober 2026 12:57
drone peledak Houthi
Berita

Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

19 Oktober 2026 12:54
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?