Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Digantikan AI Pekerja China Berhak Dapat Kompensasi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Mei 2026 18:52 6:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Mei 2026 18:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengadilan di China memutuskan bahwa seorang pekerja yang diberhentikan oleh perusahaan yang menggantikan dirinya dengan AI (kecerdasan buatan) berhak mendapatkan kompensasi 260.000 yuan.

Pekerja bermarga Zhuo, bergabung dengan sebuah perusahaan teknologi di kota Hangzhou pada 2022 sebagai quality assurance supervisor yang mengawasi large language models yang dipakai produk-produk AI.

Perusahaan tersebut, yang namanya belum dipublikasikan, kemudian mengatakan bahwa AI dapat melakukan pekerjaannya dan menawarkan penurunan jabatan serta pemotongan gaji sebesar 40%. Ketika pekerja itu menolak, perusahaan tersebut memecatnya.

Zhou memperkarakan pemecatannya dan pengadilan tingkat menengah Hangzhou bulan lalu menyatakan bahwa pihak perusahaan bersalah karena memberhentikan Zhuo dan memerintahkan perusahaan untuk membayar kompensasi sebesar 260.000 yuan, lansir The Guardian Rabu (13/5/2026).

Kasus Hangzhou bukanlah kali pertama pihak berwenang memutuskan untuk memihak para pekerja yang kehilangan pekerjaan akibat AI.

Baca Juga

MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan

Pemerintah daerah Beijing tahun lalu mengungkap sebuah kasus arbitrase di mana sebuah perusahaan memecat seorang wanita yang bekerja sebagai kolektor data manual selama 15 tahun. Pihak perusahaan mengatakan alat pengumpulan data otomatis bisa melakukan pekerjaan wanita tersebut.

Komite arbitrase memutuskan bahwa perusahaan berhak untuk menggunakan AI dalam bisnisnya, tetapi bukan berarti hal itu bisa menjadi alasan untuk memutus kontrak kerja.

Sementara perusahaan bisa menikmati keunggulan teknologi, pada saat yang sama mereka memiliki tanggung jawab sosial dalam hal ketenagakerjaan, tegas komite.

Hasil survei terbaru oleh Ipsos menunjukkan bahwa masyarakat di China lebih terbuka dengan produk berteknologi mutakhir yang menggunakan kecerdasan buatan. Lebih dari 80 persen orang di China antusias dengan produk-produk yang menggunakan AI, bandingkan dengan 40 persen masyarakat Inggris dan Amerika Serikat yang tertarik dengan produk sejenis.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BTS dan Madonna Isi Panggung Jeda Final Piala Dunia 2026
Tulisan selanjutnya Wali Kota Arcadia California Mengaku sebagai Agen China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

perang skala penuh
Berita

Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober

Berita
26 Juni 2026 15:27
Ledakan di Fasilitas Gas Terbesar Qatar Merenggut 13 Nyawa
Turki Tangkap 209 Orang di Ankara Jelang KTT NATO
Khutbah Jumat: Tauhid, Fondasi Peradaban yang Tak Pernah Runtuh
Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai

Terbaru

  • MUI Siapkan Naskah Akademik dan RUU Pidana LGBT, Akan Didorong Masuk Prolegnas
  • Zionis ‘Israel’ Habiskan Hampir Rp3.673 Triliun untuk Perang sejak 7 Oktober
  • Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu
  • Jadi Target, Koresponden Al Arabiya Tewas di Mukalla Yaman
  • Pelajaran dari Kejatuhan Keir Starmer: Belum Sampai ke Pantai
  • Amerika Serikat Kembali Buka Kedutaannya di Kuwait Usai Serangan Iran
  • Tujuh Negara Eropa Menyeru RSF untuk Menghentikan Segera Kekerasan di Sudan
  • Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya
  • Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran
  • Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Prancis Umumkan Kasus Pertama Ebola di Wilayahnya

25 Juni 2026 13:06
Berita

Italia Geram Sekjen NATO Ungkap Perannya Bantu Amerika dalam Perang Iran

25 Juni 2026 12:11
Berita

Seorang Pemimpin ISIS Terbunuh Dalam Serangan Amerika di Suriah

25 Juni 2026 11:39
Berita

‘Israel’ Gelontorkan Dana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Jadi Situs Yahudi

24 Juni 2026 17:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?