Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Mei 2026 19:39 7:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Mei 2026 19:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perserikatan Bangsa-Bangsa menambahkan pasukan Israel dan Rusia ke dalam daftar hitam untuk kekerasan seksual terkait konflik untuk pertama kalinya, menurut laporan tahunan yang dirilis hari Jumat (29/5/2026).

Tahun lalu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres telah memperingatkan Israel dan Rusia perihal kemungkinan dimasukkannya kedua negara itu ke dalam daftar hitam tersebut. Baik Israel maupun Rusia menolak tuduhan tersebut.

Laporan tahunan itu mengatakan kasus kekerasan seksual meningkat tajam pada tahun 2025 dibandingkan tahun 2024. Dalam daftar hitam terdapat 77 aktor negara dan non-negara dari belasan negara tersangka pelaku kekerasan seksual terkait konflik.

Kekerasan seksual terhadap tahanan Palestina oleh Zionis Israel

Menurut laporan tersebut, tentara Israel terlibat berbagai macam kekerasan seksual yang terdokumentasi terhadap para tahanan Palestina di wilayah pendudukan di Gaza dan Tepi Barat.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

“Pelanggaran terdiri dari pemerkosaan, termasuk dengan benda-benda, pemerkosaan berkelompok, upaya pemerkosaan, kekerasan fisik terhadap alat kelamin, penembakan yang disengaja menarget alat kelamin, sentuhan terhadap payudara dan alat kelamin, penggeledahan tubuh dan rongga tubuh yang dilakukan tanpa alasan keamanan yang jelas, pemaksaan telanjang, serta ancaman pemerkosaan,” kata laporan itu.

Laporan PBB mengidentifikasi para pelaku sebagai anggota militer Israel, personel keamanan, dan aparat penjara.

Duta Besar Israel untuk PBB Danny Danon menyebut laporan itu “memalukan dan tidak masuk akal.”

“Kami sudah muak dengan Sekjen PBB ini,” kata Danon dalam sebuah pernyataan di media sosial. “Guterres memasukkan Israel ke dalam daftar hitam yang sama dengan Hamas, ISIS, dan organisasi-organisasi teroris paling bejat di dunia.”

Daftar itu termasuk Hamas — yang dicap sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat, Uni Eropa dan Israel, serta beberapa negara lain — yang dimasukkan ke dalam daftar menyusul serangan terhadap Israel pada 7 Oktober 2023.

Laporan itu mengatakan banyak klaim terhadap Hamas tidak dapat diverifikasi secara independen disebabkan Israel terus saja menolak memberikan akses yang diperlukan untuk investigasi kepada para penyidik Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Laporan tersebut dirilis hanya beberapa hari setelah The New York Times mempublikasikan hasil sebuah investigasi atas dugaan pelanggaran seksual meluas terhadap orang-orang Palestina yang ditahan oleh Israel.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Tulisan selanjutnya Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Berita
31 Agustus 2026 19:36
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

31 Agustus 2026 17:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?