Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Seorang Dokter Jerman Bunuh Sedikitnya 15 Pasien

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Juli 2026 13:41 1:41 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Juli 2026 13:41
Bagikan
sakit
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang dokter perawatan paliatif asal Jerman dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena membunuh 15 pasiennya.Pengadilan di Berlin menyatakan terdakwa Johannes M, 41, bersalah membunuh 12 wanita dan 3 pria antara September 2021 dan Juli 2024.

Pihak berwenang meyakini jumlah tersebut hanya sebagian kecil saja dari kejahatan yang dilakukannya. Penyelidik kejaksaan saat ini masih menelusuri puluhan insiden lain berkaitan dengan dokter tersebut, lansir BBC Rabu (8/7/2026).

Para korbannya berusia antara 25 dan 94 tahun. Saat dirawat mereka semuanya dalam kondisi kritis, tetapi masih ada harapan untuk hidup, ungkap pengadilan.

Jaksa penuntut mengatakan bahwa saat melakukan kunjungan ke rumah pasien, dokter itu memberikan campuran berbagai obat tanpa persetujuan dan sepengetahuan pasien. Dalam beberapa kesempatan bahkan ia sengaja menyulut kebakaran untuk menutupi jejak kejahatannya.

Pada Juli 2024, tidak lama sebelum penangkapannya, jaksa mengatakan bahwa dokter itu membunuh dua pasien dalam sehari — seorang pria berusia 75 tahun di rumahnya di Berlin dan beberapa jam kemudian seorang wanita berusia 76 tahun yang tinggal di distrik tetangga.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Tutup Konsulat Inggris dan Usir 20 Stafnya
Bangun Sinergi Strategis, Hidayatullah Sumut dan Kadin Medan Jajaki Kolaborasi Penguatan Ekonomi Serta SDM
Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh
Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda

Jaksa mengatakan dokter itu berusaha menyulut kebakaran di rumah wanita tersebut tetapi tidak berhasil.

Selama persidangan, yang berlangsung sekitar satu tahun, terdakwa lebih banyak diam tidak berkata apa-apa. Namun bulan lalu, ia mengaku sudah “membunuh beberapa orang”, dua belas dari pasiennya yang sakit parah.

Di persidangan ia berdalih tindakan itu dilakukan untuk mengakhiri penderitaan para pasiennya.”Selama itu, saya pikir ini adalah hal terbaik untuk semua orang,” ujarnya, seraya meminta maaf atas penderitaan yang telah ditimbulkannya.Sebelumnya dalam persidangan, kerabat para korban mengatakan kepada pengadilan bahwa mereka masih tidak percaya dengan apa yang terjadi.

Ibu dari korban termuda, seorang wanita berusia 25 tahun yang meninggal dunia pada 2021, dengan berurai air mata berkata, “Dia (putrinya) tidak pernah mengatakan bahwa dia sudah tidak ingin hidup lagi.”

Putra dari seorang wanita berusia 72 tahun yang meninggal dunia pada 2024 mengatakan bahwa ibunya masih berharap bisa berlibur ke Laut Baltik bersama dengan saudara perempuannya. “Ibu saya masih ingin terus hidup,” ujarnya.

Menyusul pembacaan hukuman, hakim memerintahkan supaya terdakwa langsung dimasukkan ke dalam sel. Pengadilan juga memberlakukan larangan seumur hidup bagi terdakwa untuk melakukan praktik kedokteran.

Pihak berwenang meyakini bahwa dokter itu juga melakukan pembunuhan terhadap puluhan pasien lain. Saat ini petugas kejaksaan sedang menyelidiki 76 kasus lain berkaitan dengan terdakwa.

Media Jerman mengatakan apabila kasus-kasus tersebut benar dan terdakwa dinyatakan bersalah, maka itu akan menjadi salah satu pembunuhan berantai dengan korban terbanyak yang pernah terjadi dalam sejarah Jerman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya TikTok Laporkan Penonaktifan 1,7 Juta Akun Anak ke Komdigi
Tulisan selanjutnya Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal

Berita
4 Oktober 2026 14:22
KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Tutup Konsulat Inggris dan Usir 20 Stafnya
  • Bangun Sinergi Strategis, Hidayatullah Sumut dan Kadin Medan Jajaki Kolaborasi Penguatan Ekonomi Serta SDM
  • Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh
  • Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
  • Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda
  • Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah
  • KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri Pertahanan AS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah

7 Oktober 2026 18:59
Berita

Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual

4 Oktober 2026 21:12
Berita

Menteri Pertahanan AS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”

4 Oktober 2026 21:08
Berita

Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan

4 Oktober 2026 17:42
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?