Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman

Kecerdasan buatan dapat menyajikan jutaan informasi dalam hitungan detik, tetapi tidak dapat menggantikan hikmah yang lahir dari iman dan ketakwaan. Di sinilah manusia membutuhkan kompas peradaban. Bagi umat Islam, kompas itu adalah Al-Qur'an, yang dipahami dan dijelaskan oleh para ulama, lalu diwariskan secara sistematis melalui lembaga-lembaga pendidikan Islam.

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Juli 2026 15:28 3:28 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Juli 2026 14:52
Bagikan
Bagikan

Oleh: Ahmad Rohim

Hidayatullah.com – Peradaban manusia sedang memasuki fase yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kecerdasan buatan, digitalisasi, dan ledakan informasi telah mengubah cara manusia belajar, bekerja, berinteraksi, bahkan memahami dirinya sendiri. Dunia bergerak begitu cepat. Namun di tengah kecepatan itu, muncul pertanyaan mendasar: ke mana arah peradaban ini akan dibawa?

Teknologi mampu menunjukkan jalan tercepat menuju suatu tempat, tetapi tidak mampu menjawab apakah tujuan yang dituju itu benar atau salah. Kecerdasan buatan dapat menyajikan jutaan informasi dalam hitungan detik, tetapi tidak dapat menggantikan hikmah yang lahir dari iman dan ketakwaan. Di sinilah manusia membutuhkan kompas peradaban.

Bagi umat Islam, kompas itu adalah Al-Qur’an, yang dipahami dan dijelaskan oleh para ulama, lalu diwariskan secara sistematis melalui lembaga-lembaga pendidikan Islam.

Allah SWT berfirman:

Baca Juga

Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
Muhammadiyah dan Maulid Sekaten: Ketika Dakwah Kultural Masuk ke Jantung Keraton
Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Transformasi Ekonomi Pesisir Berbasis Syariah: Dari Diversifikasi Olahan Bandeng hingga Hilirisasi Produk melalui Marketplace

اِنَّ هٰذَا الْقُرْاٰنَ يَهْدِيْ لِلَّتِيْ هِيَ اَقْوَمُ

“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang paling lurus.” (QS. Al-Isra’: 9)

Ayat ini menegaskan bahwa Al-Qur’an bukan hanya kitab untuk ibadah ritual, melainkan petunjuk kehidupan yang mengarahkan manusia menuju jalan yang benar dalam seluruh aspek kehidupan. Ketika dunia mengalami kebingungan moral, Al-Qur’an hadir sebagai sumber orientasi yang tidak berubah oleh zaman.

Sejarah membuktikan bahwa kemajuan peradaban Islam tidak lahir semata karena kekuatan ekonomi atau militer, melainkan karena kuatnya hubungan umat dengan sumber petunjuk wahyu. Generasi sahabat berhasil mengubah wajah dunia karena mereka menjadikan Al-Qur’an sebagai panduan berpikir, bertindak, dan membangun masyarakat.

Namun Al-Qur’an tidak dapat dipahami secara benar tanpa bimbingan ulama. Dalam tradisi Islam, ulama adalah penerima warisan para nabi. Mereka berperan menjelaskan ajaran agama, meluruskan pemahaman yang keliru, dan menjaga umat dari penyimpangan.

Di era digital, siapa pun dapat berbicara tentang agama melalui media sosial. Informasi keagamaan beredar tanpa batas. Sayangnya, tidak semua yang viral adalah benar, dan tidak semua yang populer memiliki dasar ilmu yang kuat. Muncul fenomena “ustaz algoritma”, yakni tokoh yang lebih dikenal karena popularitas digital daripada kedalaman ilmu.

Karena itu, keberadaan ulama yang berilmu, berakhlak, dan memiliki sanad keilmuan yang jelas menjadi semakin penting. Ulama berfungsi sebagai penjaga arah agar umat tidak tersesat dalam lautan informasi yang tak terbatas.

Selain Al-Qur’an dan ulama, lembaga pendidikan Islam memegang peranan strategis dalam menjaga kesinambungan peradaban. Pesantren, madrasah, sekolah Islam, perguruan tinggi Islam, serta berbagai majelis ilmu merupakan benteng yang melahirkan generasi penerus umat.

Lembaga pendidikan Islam tidak hanya mengajarkan keterampilan hidup, tetapi juga membentuk karakter, akhlak, dan kesadaran ketuhanan. Di tengah arus materialisme yang semakin kuat, pendidikan Islam mengingatkan bahwa tujuan hidup manusia bukan sekadar mencari penghasilan, melainkan mengabdi (beribadah) kepada Allah SWT.

Krisis terbesar yang dihadapi dunia modern sesungguhnya bukanlah krisis teknologi, melainkan krisis makna. Banyak manusia memiliki akses terhadap berbagai kemudahan, tetapi kehilangan arah hidup. Banyak yang kaya informasi, tetapi miskin kebijaksanaan. Banyak yang terhubung secara digital, tetapi merasa hampa secara spiritual.

Dalam situasi seperti ini, Al-Qur’an memberikan makna, ulama memberikan penjelasan, dan lembaga pendidikan Islam menyiapkan generasi yang mampu menerjemahkan nilai-nilai tersebut ke dalam kehidupan nyata.

Masa depan umat tidak akan ditentukan oleh siapa yang memiliki teknologi paling canggih semata, tetapi oleh siapa yang mampu memadukan kemajuan teknologi dengan petunjuk wahyu. Teknologi tanpa moral dapat melahirkan kerusakan, sementara moral yang kuat mampu mengarahkan teknologi untuk kemaslahatan.

Oleh sebab itu, menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an, menghormati ulama, dan memperkuat lembaga pendidikan Islam bukan sekadar tugas keagamaan, melainkan investasi peradaban. Ketiganya adalah kompas yang menjaga umat tetap berada di jalur yang benar ketika dunia terus berubah.

Ketika banyak penunjuk arah bermunculan dan saling bersaing memengaruhi manusia, umat Islam harus memastikan bahwa kompas (tujuan) utamanya tetap sama: wahyu Allah, bimbingan ulama, dan pendidikan yang menanamkan iman serta ilmu. Dengan itulah peradaban dapat berjalan maju tanpa kehilangan ruhnya, berkembang tanpa kehilangan nilai-nilainya, dan hidup modern tanpa tercerabut dari petunjuk Tuhan. Wallahu a’lam.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-Quranperadaban Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ratusan Ribu Orang Padati Teheran, Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Tulisan selanjutnya PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Perketat Aturan Kelas Pelajaran Agama Islam

Berita
3 Oktober 2026 17:05
Iraq Dapat Pengecualian dari Sanksi Amerika Terkait Penerbangan Iran dari dan ke Najaf
Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan
Kopilot Pelaku Serangan di Pesawat Flydubai Tujuan Tel Aviv Pernah Dilarang Terbang di Oman

Terbaru

  • KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis

Mungkin Anda Juga Suka

Opini

Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi

7 Agustus 2026 17:00
Ghazwul Fikr

SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!

6 Agustus 2026 12:51
Opini

Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?

5 Agustus 2026 19:00
Artikel

Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi

2 Agustus 2026 19:33
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?