Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Juli 2026 09:27 9:27 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Juli 2026 09:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengadilan di kota yang dikontrol tentara pemerintah Port Sudan menjatuhkan hukuman mati kepada pemimpin kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF) Mohamed Hamdan Daglo dan 15 orang lain dalam dakwaan pembunuhan seorang gubernur kepala daerah dan kejahatan perang di Darfur, lapor media pemerintah.

Vonis itu, yang dikeluarkan hari Ahad (12/7/2026) oleh pengadilan yang bekerja di bawah militer, merupakan keputusan pertama atas kepemimpinan RSF sejak perang pecah antara kelompok paramiliter itu dan tentara pemerintah Sudan pada April 2023.

Pengadilan menyatakan Daglo dan para terdakwa lainnya bersalah atas kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, genosida, dan serangan terhadap warga sipil serta fasilitas umum, lapor kantor berita resmi SUNA seperti dilansir AFP.

Mereka yang dijatuhi hukuman termasuk saudara laki-laki dan wakil Daglo, Abdelrahim Hamdan Daglo, serta beberapa perwira RSF dan pemimpin suku dari komunitas Arab di Darfur Barat.

Kasus berpusat pada pembunuhan Gubernur Darfur Barat Khamis Abbakar pada Juni 2023, tidak lama setelah RSF merebut El-Geneina, ibu kota negara bagian tersebut. Abbakar dibunuh beberapa jam setelah menuduh RSF dan milisi-milisi sekutunya melakukan serangan terhadap warga sipil.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Pakar-pakar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan bahwa antara 10.000 dan 15.000 orang, kebanyakan dari etnis Massalit, dibunuh selama kekerasan di El-Geneina.

RSF selalu membantah tuduhan genosida dan kejahatan perang lainnya.

Pengadilan menyatakan akan merujuk kasus tersebut ke Mahkamah Agung untuk ditinjau dan berupaya melakukan penangkapan dan ekstradisi terhadap para terdakwa melalui Interpol dan saluran internasional lainnya.

Pemimpin pemerintahan militer Sudan, Abdel Fattah al-Burhan, dan Daglo pada tahun 2021 bersama-sama memimpin kudeta yang membuyarkan transisi Sudan menuju pemerintahan sipil. Namun, perkongsian mereka kemudian pecah disebabkan perselisihan mengenai rencana untuk mengintegrasikan RSF ke dalam dinas ketentaraan pemerintah.

Konflik itu sekarang sudah memasuki tahun keempat, merenggut nyawa puluhan ribu orang, memaksa lebih dari 11 juta orang menjadi pengungsi dan menimbulkan apa yang disebut Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai krisis pengungsi dan kelaparan terbesar di dunia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Tulisan selanjutnya Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Serangan ‘Israel’ Hancurkan Gudang Bantuan, 7 Orang Syahid di Gaza
Korban Meninggal Gempa NTT Capai 103 Orang, Sebagian Besar Perempuan dan Lansia
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?