Hidayatullah.com – Spanduk bertuliskan “Netanyahu penjahat perang,” menjadi salah satu dari belasan spanduk yang menyambut kedatangan Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu di Gedung Putih pada Selasa.
Melansir TRT World (28/07/2026), puluhan warga AS menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Putih saat Nentanyahu bertemu dengan Presiden Donald Trump.
Para pendukung Palestina itu juga membawa spanduk bertuliskan kecaman terhadap dukungan AS terhadap ‘Israel’. Diantara “Hentikan mempersenjatai Israel” dan “Katolik untuk Palestina Merdeka.”
Suara demonstran, imbuh TRT World, bahkan terdengar hingga ke dalam Gedung Putih di mana pembicaraan antara Netanyahu dan Trump berlangsung. Keduanya diperkirakan membahas sejumlah isu termasuk perang AS dengan Iran dan keamanan regional lain.
Warga AS semakin benci ‘Israel’
Opini publik AS terhadap ‘Israel’ semakin negatif, menurut beberapa jajak pendapat terbaru.
Survei terbaru Economist/YouGov menemukan bahwa 49 persen warga Amerika percaya bahwa penegak hukum AS harus menangkap Netanyahu selama kunjungan tersebut, termasuk 23 persen dari mereka yang memilih Trump dalam pemilihan presiden 2024.
Survei tersebut juga menemukan bahwa 47 persen warga Amerika percaya Netanyahu bersalah atas kejahatan perang, sementara persentase yang sama mengatakan tindakannya telah merusak hubungan AS-Israel.
Netanyahu dipandang negatif oleh 54 persen responden, termasuk 35 persen pemilih Trump.*




