Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

‘Israel’ Masih Tahan Ratusan Syuhada Palestina untuk Dijadikan “Alat Tawar”

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 11 Agustus 2026 21:40 9:40 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 11 Agustus 2026 21:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Penjajah ‘Israel’ masih menahan ribuan syuhada Palestina sebagai “alat tawar” jika di masa depan ada kesepakatan dengan kelompok perlawanan. Hal itu dilakukan Zionis meskipun saat ini tidak ada warga ‘Israel’ yang ditawan.

Melansir Haaretz pada Senin (10/08/2026), kepala Shin Bet, David Zini, mengatakan ‘Israel’ harus menyimpan jenazah-jenazah ini sebagai alat tawar-menawar untuk kesepakatan di masa depan.

Para pakar hukum menyebut ‘Israel’ tidak memiliki aturan mengenai ini sehingga ‘Israel’ tidak memiliki wewenang untuk menahan jenazah warga sipil Palestina.

Jenazah-jenazah tersebut disimpan di dalam lemari pendingin di fasilitas militer, tetapi beberapa pejabat pertahanan mengatakan beberapa jenazah belum diidentifikasi dan lokasi jenazah lainnya tidak diketahui.

Seperti yang terjadi pada Raj’a Samur, seorang warga Gaza berusia 46 tahun yang sebelum perang genosida ‘Israel’ dimulai pada Oktober 2023 memiliki izin kerja di wilayah penjajahan.

Baca Juga

Ratusan Warga Yunani Gelar Demo Dukung Palestina, ‘Israel’ Minta Warganya Sembunyi
Dukung Rakyat Gaza yang Bertahan di Utara, Bulan Sabit Merah Palestina Buka RS Lapangan
Lawan Polisi, Aktivis Akar Rumput Amerika Merusak Kamera Pengawas Flock Satu Per Satu
Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4 di Hari Pemberian Pengakuan Klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan
Pengadilan Suriah Jatuhkan Hukuman Mati Atas Bashar al-Assad

Ketika serangan meletus, ia dan sekitar 4.000 warga Gaza lainnya ditempatkan di fasilitas penahanan militer. Ia pertama kali dibawa ke Penjara Ofer dan kemudian ke fasilitas di pangkalan militer ‘Israel’ di Anata.

Setelah Samur, seorang penderita diabetes, meninggal di Anata, polisi militer membuka penyelidikan. Keluarganya mengajukan petisi ke Mahkamah Agung, menuntut agar jenazahnya dikembalikan kepada mereka. Jenazah yang diidentifikasi oleh rabbinat militer sebagai Samur dibawa ke Institut Kedokteran Forensik Nasional Tel Aviv, tetapi ditemukan memiliki luka tembak; Samur tidak ditembak. Militer ‘Israel’ dan Kantor Kejaksaan Negara harus mengakui bahwa mereka tidak tahu di mana jenazah Samur berada, menurut Haaretz.

Pada Oktober 2025, Kampanye Nasional Palestina untuk Pemulihan Jenazah Para Syuhada dan Pengungkapan Nasib Orang Hilang mengatakan ‘Israel’ menahan sekitar 1.500 jenazah warga Palestina dari Gaza di fasilitas militer Sde Teiman di wilayah selatan. Pangkalan tersebut telah digunakan oleh ‘Israel’ sebagai pusat penahanan, di mana sejumlah kasus penyiksaan terhadap tahanan Palestina telah dilaporkan selama genosida Gaza.

Praktik ini telah dilakukan ‘Israel’ sejak lama. Pasukan penjajah secara rutin membunuh warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza yang kemudian mencuri jenazah mereka.

Beberapa kelompok hak asasi manusia telah berulang kali mengecam kebijakan ‘Israel’ yang telah lama menahan jenazah warga Palestina, menyerukan pembebasan segera dan pengembaliannya kepada keluarga.

Berdasarkan hukum ‘Israel’, penahanan jenazah warga Palestina diperbolehkan dan telah diterapkan di seluruh wilayah Palestina yang diduduki.

Namun, hukum humaniter internasional secara eksplisit melarang penahanan jenazah. Hukum tersebut menyatakan bahwa orang mati harus diperlakukan dengan bermartabat, “dikuburkan secara terhormat” dan “jika memungkinkan sesuai dengan tata cara agama yang mereka anut”.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaIsrael Menahan Jenazah PalestinapalestinaSyuhada
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ratusan Warga Yunani Gelar Demo Dukung Palestina, ‘Israel’ Minta Warganya Sembunyi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jutaan Senjata Api di Tangan Warga Sipil, Thailand akan Perketat Izin Kepemilikan Usai Penembakan di Sekolah

Berita
9 Agustus 2026 05:33
SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!
Pasukan Keamanan Nigeria Selamatkan 308 Korban Penculikan dari Taman Nasional Danau Kainji
Kepala Intelijen Saudi di Baghdad Bahas Keamanan Regional dengan PM Iraq
Pilot Malaysia Airlines yang Ditangkap di Jakarta Membawa Narkoba Tidak Menerbangkan Pesawat, Kata Malaysia Aviation Group

Terbaru

  • ‘Israel’ Masih Tahan Ratusan Syuhada Palestina untuk Dijadikan “Alat Tawar”
  • Ratusan Warga Yunani Gelar Demo Dukung Palestina, ‘Israel’ Minta Warganya Sembunyi
  • Dukung Rakyat Gaza yang Bertahan di Utara, Bulan Sabit Merah Palestina Buka RS Lapangan
  • Lawan Polisi, Aktivis Akar Rumput Amerika Merusak Kamera Pengawas Flock Satu Per Satu
  • Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4 di Hari Pemberian Pengakuan Klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan
  • Pengadilan Suriah Jatuhkan Hukuman Mati Atas Bashar al-Assad
  • Bahtsul Masail Pra Muktamar NU, Pajak Harus Berpihak pada Keadilan Masyarakat
  • Ratusan Orang Kurdi Suriah Kembali ke Kampungnya Setelah Bertahun-tahun Mengungsi
  • Bertemu Medikdasmen, MUI Dorong Budaya Hidup Halal Masuk Lingkungan Sekolah
  • LPPOM Raih Indonesia Public Relations Awards 2026 Kategori Corporate Reputation

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bahtsul Masail Pra Muktamar NU, Pajak Harus Berpihak pada Keadilan Masyarakat

11 Agustus 2026 16:00
Berita

Ratusan Orang Kurdi Suriah Kembali ke Kampungnya Setelah Bertahun-tahun Mengungsi

11 Agustus 2026 15:57
Berita

Bertemu Medikdasmen, MUI Dorong Budaya Hidup Halal Masuk Lingkungan Sekolah

11 Agustus 2026 15:00
Berita

LPPOM Raih Indonesia Public Relations Awards 2026 Kategori Corporate Reputation

11 Agustus 2026 14:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?