Hidayatullah.com– Aparat Polisi Di Raja Malaysia sedang memburu anggota sindikat narkoba yang berkaitan dengan pilot Malaysia Airlines yang ditangkap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta akhir bulan lalu karena membawa 26 kilogram pil ekstasi dan beberapa gram sabu-sabu di kopornya.
Direktur Jabatan Siasatan Jenayah Narkotik (JSJN) Commissioner Datuk Hussein Omar Khan mengatakan pengejaran dilakukan berdasarkan informasi intelijen yang diperoleh setelah para penyidik menginterogasi pilot tersebut selama dua hari di Jakarta, lapor Berita Harian Jumat (14/8/2026).
Dia mengatakan bahwa dari hasil interogasi polisi berhasil mengumpulkan informasi tentang jaringan sindikat di Malaysia dan luar negeri, serta individu-individu yang terlibat. Hussein menambahkan bahwa rincian lebih lanjut belum dapat diungkapkan ke publik.
Lebih lanjut Hussein mengatakan JSJN mendapatkan kerja sama yang erat dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) selama penyelidikan. Interogasi yang awalnya dijadwalkan dua hari 12-13 Agustus diperpanjang sampai tanggal 14, dan pilot tersebut dikabarkan bersikap kooperatif.
Hasil investigasi juga memungkinkan JSJN untuk membagikan informasi intelijen penting tentang sindikat narkoba internasional ke lembaga-lembaga yang relevan.
“Tim penyidik juga menjadi tahu bagaimana tersangka lolos dari pemeriksaan di Kuala Lumpur International Airport (KLIA) dan tentang aliran dana sindikat tersebut di dalam dan luar negeri,” kata Hussein kepada Berita Harian.*




