Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 November 2026 16:53 4:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 November 2026 16:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dua pesawat tempur dan sebuah pesawat angkut Prancis dalam waktu dekat akan singgah di Chad dan melakukan “kegiatan pelatihan”, kata militer Prancis, di saat kedua negara berusaha membina kembali hubungan pertahanan guna mengatasi berbagai masalah keamanan termasuk memerangi milisi Muslim di kawasan Sahel.

Persinggahan itu akan menjadi bagian dari latihan militer bersama yang melibatkan angkatan bersenjata negara Pantai Gading (Côte d’Ivoire), Gabon dan Prancis pada bulan November ini, lansir RFI Jumat (30/10/2026).

Xavier Rival, seorang juru bicara untuk Kepala Staf Keamanan Prancis, hari Kamis (29/10) menggunakan bahwa dua jet tempur Prancis Mirage 2000 dan sebuah pesawat angkut Prancis CASA akan melakukan persinggahan teknis di Chad.

“Kunjungan itu akan berlangsung singkat dan membuka peluang untuk menggelar kegiatan pelatihan,” katanya.

Hubungan antara Prancis dan Chad mulai memburuk pada pertengahan 2024.

Baca Juga

Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi

Hubungan tersebut putus ketika pemimpin Chad Mahamat Idriss Déby Itno secara resmi menghentikan kesepakatan kerja sama militer dengan Prancis pada November 2024.

Langkah itu menyebabkan penarikan sepenuhnya pasukan Prancis dari negara Afrika tersebut pada awal 2025.

Rival mengatakan kerja sama Prancis dengan Chad sudah dipulihkan, “dengan menghormati sepenuhnya kedaulatan Chad”.

Dia menjelaskan militer Prancis akan membantu membangun kapabilitas Angkatan Udara Chad.

“Tujuan Prancis adalah berkontribusi dalam upaya-upaya mengatasi instabilitas regional,” imbuhnya.

Chad merupakan salah satu basis militer terakhir Prancis di Sahel, kawasan tempat Paris pernah mengerahkan lebih dari 5.000 tentara sebagai bagian dari kampanye anti-jihadis Operasi Barkhane , yang berakhir pada bulan November 2025.

Kudeta-kudeta yang terjadi antara tahun 2020 dan 2023 memaksa Prancis untuk menarik diri dari Mali, Burkina Faso, dan Niger, karena junta di negara-negara tersebut semakin merapat ke Rusia.

Sejak itu, Prancis dan Chad berupaya untuk membina kembali hubungan mereka, sekaligus memperluasnya hingga mencakup kerja sama ekonomi dan budaya serta bantuan militer.

Presiden Emmanuel Macron menjamu Déby guna menggelar perundingan-perundingan pada pertengahan Oktober, sebagai bagian dari upaya membangun kembali hubungan kedua negara. Kunjungan tersebut merupakan lanjutan dari kunjungan lain pada bulan Januari.

Dalam lawatan Déby terakhir, Prancis dan Chad menandatangani declaration of intent (DoI) untuk menjalin kembali kerja sama pertahanan kedua negara.

Macron berupaya memperbarui keterlibatan Prancis dengan Afrika setelah bertahun-tahun hubungan yang tegang dengan bekas koloni-koloni berbahasa Prancis di Afrika.

Di bidang ekonomi, serikat pengusaha terkemuka Prancis, Medef, menyelenggarakan forum bisnis Prancis-Chad pada bulan September, yang mempertemukan 250 perusahaan untuk mendorong investasi.

Istana Kepresidenan Élysée mengatakan Medef berencana untuk mengirim delegasi ke Chad dalam beberapa bulan ke depan.

Chad bertekad untuk mengumpulkan €26,5 miliar dalam bentuk investasi publik dan swasta serta meningkatkan PDB-nya sebesar 60 persen pada tahun 2030.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Penjajah ‘Israel’ Bakar Kamp Pengungsian di Gaza, Lebih dari 200 Keluarga Terusir

Berita
27 Oktober 2026 14:54
Patriotik, Gigih, Berempati: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pemuda?
Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara

Terbaru

  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir

30 Oktober 2026 16:27
Berita

Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah

30 Oktober 2026 15:57
Berita

Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina

30 Oktober 2026 15:44
Berita

Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat

30 Oktober 2026 13:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?