Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Produk AS Diboikot di Berbagai Belahan Dunia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Maret 2003 10:10 10:10 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Maret 2003 10:10
Bagikan
Bagikan

Coca-Cola, Budweiser, Marlboro dan kartu kredit American Express diboikot di sejumlah restoran di Jerman. Hal ini sebagai bentuk protes terhadap penyerangan AS terhadap Irak. Serangan yang dilakukan As ke Irak ternyata tak hanya menuai protes aksi unjuk rasa secara fisik. Di Jerman, sejumlah restoran menolak menjual barang-barang produksi AS. Aksi simbolik ini merupakan penolakan yang dilakukan oleh rakyat Jerman terhadap serangan AS. “Maaf, Coca-Cola tidak bisa disajikan sampai adanya perkembangan politik yang menguntungkan,” begitu ucapan para pelayan restoran di Jerman saat diminta menyediakan minuman asal negeri Paman Sam itu seperti dikutip Reuters, Selasa (25/03/2004). Aksi boikot ini merupakan bagian dari gerakan dunia melawan penyerangan AS terhadap Irak. Sebuah web site (www.consumers-against-war.de) juga telah dibuat untuk melakukan pemboikotan terhadap 27 perusahaan Amerika dari Microsoft hingga Kodak. Tak hanya di Jakarta,para demonstran di Paris juga sempat terlibat bentrokan saat menggelar aksi unjuk rasa di restoran cepat saji McDonald’s. Mereka menyerukan agar produk Amerika itu di boikot. Bahkan di Basel, Swiss, sekitar 50 mahasiswa memblokir pintu masuk restoran McDonald’s dan melarang para konsumen untuk masuk. Gerakan anti warga Amerika juga terjadi di berbagai provinsi di Rusia. Mereka menunjukkan sikap tidak senang terhadap warga Amerika yang berada disana. Dan yang lebih parah, sebuah perusahaan manufaktur sepeda, Riese und Mueller GmbH membatalkan seluruh perjanjian dagangnya dengan perusahaan asal Amerika. “Orang Amerika hanya memberikan perhatian pada uang. Kami ingin membuat sebuah pernyataan yang menentang perang ini dan meminta mereka memperingatkan pemerintahannya terhadap apa yang mereka lakukan,” kata direktur Riese und Mueller GmbH, Heiko Mueller kepada Reuters. (detik.com)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Isu Mega Tekan TV7 Beredar di Surabaya
Tulisan selanjutnya Karena Tempat Syeikh Abdul Qadir dibombardir, Ulama NU Doakan AS Hancur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perbaiki Kepengasuhan Pesantren, Muhammadiyah Bekali Musyrif dengan Keterampilan Psikologi Remaja

Berita
6 Agustus 2026 16:00
Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil
Hadiri Saudi Education Expo 2026, UBN Dukung Penguatan Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Arab Saudi
Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas Akibat Bom di Lebanon Selatan
‘Masjidnya Rasulullah Berfungsi sebagai Sekretariat Negara’

Terbaru

  • Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader
  • Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
  • Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil
  • Menko Pangan: Ponpes dengan 1.000 Santri Lebih Boleh Bikin SPPG
  • Investigasi Drop Site: Ada Pejabat PBB Jadi Informan ‘Israel’
  • Mayoritas Orang Amerika Menentang Perang AS-Iran, Menurut Jajak Pendapat Reuters/Ipsos
  • Kebohongan Profesor Cambridge Jason Arday yang Diungkap Media
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas Akibat Bom di Lebanon Selatan
  • Malaysia Tegaskan Tak Akan Pulangkan Pengungsi Rohingya Jika Nyawa Mereka Terancam
  • Penjara Seumur Hidup Bagi Pemuda Afghanistan yang Menabrakkan Mobil ke Kerumunan di Munich Jerman

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?