Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kabar dari Suriah

Israel Serang Suriah. Reaksi Bashar al-Assad? Terus Bunuhi Rakyat Sendiri

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Mei 2013 08:21 8:21 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Mei 2013 08:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | Sahabatsuriah.com– Serangkaian ledakan besar yang diikuti kebakaran mengguncang di Damaskus dini hari Ahad 5 Mei kemarin. Berbagai media menyatakan bahwa terjadi serangan udara Israel terhadap beberapa instalasi militer Suriah yang terpusat di Gunung Qasiyun di luar Damaskus.

Sejumlah saksi mata mengatakan bahwa terjadi puluhan kali ledakan besar yang diikuti dengan guncangan seperti gempa bumi yang menyebabkan pintu dan jendela rumah di Damaskus ikut berguncang keras.

Rezim Suriah menyatakan bahwa yang ditarget adalah fasilitas riset militer yang berlokasi sedikit di luar Damaskus. Beberapa video amatir yang diunggah ke YouTube memperlihatkan rekaman ledakan-ledakan itu, termasuk ini:

Kantor berita resmi Suriah SANA menyatakan, ledakan terjadi di pusat riset militer Jamrayah, namun sejumlah media Barat termasuk Reuters dan NBC mengutip sumber intelijen Amerika Serikat yang tidak disebutkan namanya bahwa “serangan Israel” itu adalah untuk menghentikan pengiriman rudal-rudal bikinan Iran kepada milisi Syi’ah Hizb*** di Libanon.

Seorang jurubicara Israel di Washington mengatakan, pihaknya tidak akan memberi komentar apa pun mengenai laporan penyerangan itu tapi mengegaskan, “Israel bertekad mencegah pengiriman senjata-senjata kimia atau persenjataan yang bersifat game-changing dari rezim Suriah kepada para teroris, terutama Hizb*** di Libanon.”

Baca Juga

muslim spanyol
Muslim di Spanyol Ungkap Bahwa Setiap Jumat Seorang Warga Menjadi Mualaf
Pemimpin Rezim Suriah, Bashar Assad dan Istrinya Positif Covid-19
Rezim Assad Suriah Telah Menyiksa 98 Orang Sampai Mati dalam 2 Tahun Terakhir
PBB Prihatin Meningkatnya Kekerasan di Idlib Suriah setelah Serangan Rezim
Pakistan Kirim Bantuan Medis Terbesar Sejak Mewabahnya Covid-19

Serangan Ke Dua

Penyerangan ini adalah yang ke dua dalam waktu beberapa bulan saja. Pada bulan Januari, Damaskus meng-klaim bahwa Israel jmenyerang fasilitas riset militer Suriah yang sama sampai dua orang tewas dan lima orang lainnya luka-luka. Pihak Tel Aviv tidak membantah, namun baru membenarkan pada 22 April lalu bahwa memang benar Israel melakukan serangan tapi bukan ke Jamrayah melainkan ke arah konvoi kendaraan yang membawa persenjataan dari Suriah ke Libanon.

Pada Januari lalu itu, rezim Assad bersama-sama pemerintahan Iran hanya mengatakan akan “membalas” ketika itu, tapi sampai sekarang tidak diketahui ada serangan balasan apa pun atas agresi Israel kepada rezim Suriah yang sudah lebih dari 2 tahun mengagresi rakyatnya sendiri sehingga menewaskan sekitar 100 ribu orang sejauh ini.

Kali ini pun, rezim Suriah hanya mengatakan akan “membalas” tanpa kejelasan bagaimana dan kapan akan membalas. Alih-alih dari mengerahkan kekuatan untuk melawan Zionis, pasukan rezim Bashar al-Assad menghabiskan seluruh waktunya seharian kemarin untuk melanjutkan pengeboman dan pembunuhan terhadap rakyat Suriah sendiri, termasuk di kawasan Baniyas, Tartous, yang pada Kamis dan Jumat (2-3 Mei) lalu menjadi ladang pembantaian.

Sesudah membunuh ratusan warga Muslimin di Baniyas minggu lalu itu, pesawat-pesawat tempur rezim Assad malah dikerahkan untuk menjatuhkan bom ke atas Baniyas. Salah satu korbannya adalah anak ini:

Masih ada perbedaan penilaian tentang modus penyerangan; ada sumber yang mengatakan bahwa pesawat-pesawat tempur Israel menyerbu masuk udara Suriah untuk melakukan penyerangan itu, ada juga yang mengatakan bahwa yang terjadi adalah penyerangan dengan rudal-rudal. Selain itu, media-media Libanon melaporkan bahwa jet-jet Israel terbang di atas kawasan negeri itu sedikitnya tiga kali yaitu pada Kamis, Jumat dan Sabtu, 2 – 4 Mei.

‘Pernyataan Perang’

Sementara itu, salah seorang jurubicara pejuang pembebasan Suriah, menyatakan kepada NBC bahwa ledakan-ledakan besar terjadi sekitar pukul 2 pagi di kawasan pegunungan Qasiyun, di pinggiran Damaskus.

“Ada 10 lokasi yang diserang. Sulit memastikan apa yang kena dan apa yang meledak sesudahnya. Beberapa yang ditarget adalah persenjataan dan depot senjata,” demikian jurubicara yang tidak disebutkan namanya itu. “Ledakan-ledakan susulan terjadi terus menerus selama sekitar empat jam. Damaskus guncang. Bahkan sesudah Subuh pun udara Damaskus masih dipenuhi asap.”

Pusat media para pejuang (Free Syrian Army atau Jaysul Hurr) menyebutkan 9 target penyerangan udara itu, termasuk markas pasukan elit Garda Revolusi Suriah, markas brigade 104, depot persenjataan di Qasiyun dan pusat riset militer di Jamrayah. Listrik padam dan kebakaran yang disebabkan serangan udara itu menerangi langit Damaskus sampai seperti sudah siang hari.

Wakil Menlu Suriah Faisal Mekdad menyatakan kepada CNN bahwa serangan Israel itu merupakan “pernyataan perang.” “Israel akan merasakan akibatnya. (Serangan udara) ini merupakan dukungan nyata Israel bagi al-Qaidah dan Wahhabisme di Suriah,” demikian Mekdad.

“Kami (sudah pernah) menghadapi hal (yang sama dengan) ini pada beberapa peristiwa dan kami membalas dengan cara yang kami inginkan,” kata Mekdad.

Malah Memerangi Rakyat

Sampai tengah malam tadi waktu Damaskus, belum ada kabar serangan balik Suriah kepada Israel. Beberapa pihak oposisi dengan sinis mengomentari, “Pasukan Assad tidak membalas serangan Israel karena sedang sibuk membunuhi wanita, anak-anak dan warga Suriah,” demikian Revolution Syria.

Sementara itu, para relawan Local Coordination Commitees in Syria (LCCSy) melaporkan semalam bahwa serangan pasukan rezim Bashar terhadap rakyatnya sendiri terus menerus terjadi, sehingga menewaskan sedikitnya 110 orang, termasuk 16 wanita dan 21 anak. Termasuk yang diserang adalah Baniyas, tempat pembantaian massal oleh rezim Bashar selama dua hari berturut-turut. Beberapa foto dan video peristiwa itu baru bermunculan kemarin, termasuk di bawah ini. Namun mengingatkan, rekaman (You Tube) di bawah ini sangat mengerikan.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muhammadiyah Malaysia: Atase Agama di KBRI Kuala Lumpur Sudah Mendesak
Tulisan selanjutnya Suriah Diserang Israel, Netanyahu Bicara Keamanan Zionis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Kabar dari Suriah

Krisis Roti di Provinsi di Bawah Kontrol Rezim Assad di Suriah sedang Berkembang

20 Oktober 2020 21:40
Kabar dari Suriah

Rezim Assad Berada di Balik Protes terhadap Turki di Idlib Suriah, Sumber Keamanan Mengatakan

12 Oktober 2020 10:15
Kabar dari Suriah

Serangan Bom Truk di Al-Bab Suriah Menewaskan Sedikitnya 18 orang

7 Oktober 2020 11:05
Kabar dari Suriah

Rami Makhlouf: Penipuan Terbesar di Timur Tengah terjadi di Suriah

30 September 2020 19:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?