Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dianggap Membimbing Pluralisme, Syafii Terima Magsaysay Award

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Agustus 2008 07:46
Bagikan
Bagikan

ImageHidayatullah.com—Penghargaan Magsaysay Award 2008 itu diberikan kepada Mantan Ketua PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif oleh The Board of Trustees of the Ramon Magsaysay Foundation (RMAF) di Jakarta, Kamis kemarin.

Syafi’i Ma’arif, adalah pendiri Maarif Institute for Culture and Humanity.  Dalam surat pemberitahuan yang dikirim via surat elektronik kepada Maarif Institute,  Syafii Maarif  meraih Magsaysay Award 2008 dalam kategori Peace and International Understanding.

"Ahmad Syafii Maarif menerima award ini karena komitmen dan kesungguhannya membimbing umat Islam untuk  menyakini dan menerima toleransi dan pluralisme sebagai basis untuk keadilan dan harmoni di Indonesia bahkan di dunia," jelas Carmencita T. Abella, Presiden RMAF.

RMAF  didirikan pada April 1957 di Manila  dan sejak tahun 1958 memberikan penghargaan kepada individu dan lembaga di Asia tanpa memandang suku, agama, jenis kelamin dan kewarganegaraan. Penghargaan tersebut diberikan untuk enam  kategori (1) government service, (2) public service, (3) community leadership, (4) journalism, literature, and creative communication arts (5) peace and international understanding dan (6) Emergent Leadership.

Magsayasay Awards diambil dari nama Ramon Magsaysay,  nama seorang mantan Presiden Filipina. Penghargaan diserahkan secara tahunan bagi tokoh-tokoh di Asia.  

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Penerima "Magsaysay Award 2004" antara lain Haydee Yorac (Filipina) untuk kategori pelayanan pemerintahan; Prayong Ronnarong (Thailand) untuk kategori kepemimpinan komunitas; Abdullah Abu Sayeed (Banglades) untuk bidang jurnalisme, sastra, dan seni komunikasi kreatif; Laxminarayan Ramdas (India) untuk kategori perdamaian dan hubungan internasional. Juga ada nama Ibn Abdur Rehman (Pakistan) dan Benjamin Abadiano (Filipina).  

Dari Indonesia, sebelumnya juga ada nama Mohtar Lubis dan Pramoedya Ananta Toer, sastrawan zaman Orde Baru yang pernah dijebloskan ke Pulau Buru karena keterlibatannya terhadap organisasi terlarang.  Ada pula nama Abdurrahman Wahid  dan Dita Indah Sari, aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD), yang pernah ditengarai pemerintah agak "berbau" Komunis.

Paham Pluralisme

Ahmad Syafi'i Ma'arif adalah mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah. Selain kader Muhammadiyah, dia dikenal sebagai seorang ilmuwan, tepatnya guru besar Ilmu Sejarah di IKIP Yogyakarta. Setelah menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Umum PP Muhammadiyah tahun, 1999 -2004, Ahmad Syafii Maarif tiba-tiba banyak berbicara masalah pluralisme agama termasuk menyangkut masalah-masalah hukum Islam (fikih). Ia, tak segan-segan 'menyerang' kelompok Islam bahkan MUI.

Lulusan Sejarah dari Universitas Ohio, Amerika Serikat (AS) tahun 2005 pernah mengeluarkan istilah “preman berjubah” yang banyak dikutip kaum liberal. Tahun 2005, ia pernah meminta agar Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengkaji kembali fatwa tentang pluralisme dengan alasan, para ulama ini tak paham pluralisme.  

“Bangsa ini masih ada banyak masalah. MUI seharusnya belajar banyak lagi masalah pluralisme,” katanya dikutip Koran Sinar Harapan. [cha, berbagai sumber/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Teh Hijau Bantu Cegah Penyakit Jantung
Tulisan selanjutnya Pertumbuhan Ekonomi Terus Terhambat, Amerika di Ambang Resesi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan

Berita
29 Oktober 2026 13:59
LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir
Parlemen Mesir Restui Dukungan Militer untuk Arab Saudi
Pejabat Pertahanan Aliansi Mekkah Dikabarkan Bakal Kunjungi Iran, Bahas Keamanan Regional

Terbaru

  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
  • LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?