Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kunjungan Pengusaha Israel Mencederai Sejarah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 19 Agustus 2009 14:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kunjungan delapan pengusaha Israel ke Indonesia rupanya masih menyisakan kekecewaan di kalangan Muslim.  Kunjungan pengusaha Israel yang berada di bawah organisasi Israel Export and International Cooperation Institute dan Kementerian Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja  ini ke Indonesia disinyalir sebagai langkah yang mencederai sejarah.

Ketua Umum Pergerakan Islam untuk Tanah Air (PINTAR), Alfian Tanjung,  menilai bahwa ada lima kesimpulan yang dapat diretas atas diakuinya kantor Kamar Dagang Israel di Indonesia. Pertama, menurut Alfian,  secara tidak langsung, Indonesia telah mengakui kedaulatan negara Israel yang selama ini diperjuangkan. Kedua, bangsa Indonesia telah melegalkan operasi Zionist State.

Ketiga, bukti bahwa Indonesia membiarkan zionis Israel mencaplok kekayaan negeri ini. Keempat, hal ini akan sangat melukai sejarah perjuangan umat Islam di Indonesia. Dan, kelima, ini menunjukkan secara jelas akan lemahnya negara kita atas segala kedurjanaan gerakan zionis-Israel dan dominasi mereka.

Lebih lanjut, Alfian mengajak umat Islam menolak secara sadar atas segala bentuk penjajahan yang dimakari Zionis-Israel. ”Mari rapatkan barisan dan juga mempersiapkan perlawanan,” pesan Alfian.

Sementara itu, Forum Ummat Islam (FUI) juga menyayangkan sikap pemerintah Indonesia yang mengizinkan pengusaha Zionis membuka kantor perwakilan kamar dagang di Jakarta. Menurut Al Khaththath, tindakan tersebut inkonstitusional, sebab bertentangan dengan pembukaan UUD 1945 yang memiliki sikap tegas bahwa penjajahan di atas bumi harus dihapuskan.  “Kita jangan lupa, Zionis-Israel adalah penjajah!”

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Direktur Eksekutif Forum Kajian Sosial Kemasyarakatan (FKSK), Luthfi Hakim, menilai, sikap media yang cenderung diam, bersikap standar ganda. Ini merupakan bukti bahwa kekuatan dunia informasi sangat lekat di genggaman Zionis-Israel.

“Kekuatan mereka ada di tiga titik; kekuatan senjata, kekuatan ekonomi, dan kekuatan manipulasi fakta-fakta (informasi). Ini yang terjadi hari ini,” ungkap Luthfi.

Sebagaimana diketahui, sebuah delegasi resmi Israel telah mengunjungi Indonesia untuk pertama kalinya. Rombongan delegasi Israel terdiri dari delapan perwakilan dari perusahaan Israel yang diorganisasi oleh Israel Export and International Cooperation Institute dan Kementerian Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Israel.

Kunjungan itu merupakan balasan atas kunjungan yang telah dilakukan pihak Indonesia –rombongan dari Kamar Dagang Indonesia (KADIN)– ke Israel di tahun 2006.

Media Satu Kata

Sementara Ridwan Saidi, budayawan Betawi, dengan nada tinggi menyampaikan orasi pada acara Tabligh Akbar dan Konferensi Pers Forum Ummat Islam (FUI) bertema, “Menolak Perwakilan Dagang Israel di Indonesia”, di Masjid Al Azhar, Jakarta. Media, baik cetak maupun elektronik, menurut dia, telah satu kata dalam memberikan stigma buruk terhadap Islam. “Dulu waktu stasiun televisi baru satu, hanya satu suara. Sekarang televisi sudah banyak, ternyata mereka juga tetap satu suara,” cecar Ridwan.

Pasca ledakan bom yang mengguncang dua hotel di bilangan Mega Kuningan Jakarta bulan Juli lalu, hampir semua media arus utama sibuk memberitakan peristiwa tersebut. “Tak ubahnya pertandingan bola. Reporter tak henti-hentinya melaporkan kejadian demi kejadian. Ujungnya-ujungnya, ya kita, Islam yang didiskreditkan,” tambahnya.

Entah karena sengaja atau masih sibuk “mendesain” pemberitaan tentang serangan terorisme yang masih hangat itu, media tampaknya tak terlalu peduli memberitakan tentang dibukanya secara gelap kantor Kamar Dagang Israel di Jakarta. Hanya beberapa media Islam yang sempat mengangkatnya, selebihnya pemberitaan di media arus utama lebih kepada isu teroris yang diberi label berjenggot, relatif pendiam, celananya cingkrang, istrinya pakai cadar, atau mereka yang rajin ibadah, dan tak doyan dugem. Sebuah pencitraan yang begitu sistematis.

Senada dengan itu, mantan Ketua Umum YLBHI yang kini menjadi Panglima Komando Laskar Islam, Munarman, merasa prihatin dengan sikap ambigu media terkait dibukanya kantor dagang Israel di Jakarta. ”Tak satu pun yang memberitakan,” sesal dia. [ain/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kriminalitas Naik di Saudi
Tulisan selanjutnya Jelang Ramadhan, Masjid di Jatinegara Justru Digusur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?