Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MUI Kritik Tiga Sinetron yang Menodai Ramadhan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 September 2009 15:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–“Siaran yang dikritik Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu dianggap tidak pantas disiarkan dan dinilai menodai masa bulan Ramadhan. Ketiga sinetron tersebut, yakni Tangisan Isabela pukul 18.00-19.00, Jiran yang

ditayangkan pukul 19.00-20.00, dan sinetron Inayah pada pukul 20.00-21.00.

“Ketiga tayangan tersebut disiarkan sehabis Magrib. Ketiganya penuh adegan kekerasan dan kata-kata kasar, pelecehan perempuan, dan melecehkan nilai agama,” ujar Kepala Bagian
Informasi MUI Said Baduari dalam jumpa pers bersama Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) di Gedung MUI Menteng, Jakarta, Kamis (3/8).

Penilaian MUI, menurut Said, tiga sinetron tersebut pantas diberi catatan khusus. Pada sinetron Jiran, MUI memberikan kritik, karena sinetron yang diproduseri Ram Soraya ini menonjolkan adegan kekerasan secara
vulgar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dia menyontohkan, kekerasan terhadap Jiran oleh kerabat Sultan dalam upaya menyakiti Jiran dan menggugurkan kandungan. “Sinetron Jiran, minim unsur pendidikan dan hanya membangkitkan sentimen anti-Malaysia,”
kata Said.

Sinetron Jiran, tutur dia, juga merendahkan dan melecehkan martabat perempuan. Pasalnya, dalam sinetron tersebut terdapat adegan jual beli perempuan kepada orang lain, tanpa kritik
berarti.

“Jiran juga penuh ucapan kasar, makian, dan bentakan. Seperti ucapan Sultan yang akan membunuh Mak Cik Noor bila menghalangi keinginan Sultan,” ujar Said.

Kekerasan

Kritik MUI, dikatakan Said, juga mengena pada sinetron Tangisan Isabela. Sinetron produksi Soraya Intercine Film ini dianggap menonjolkan kekerasan dan kata-kata kasar secara vulgar.

“Misalnya adu jotos dan adu mulut antara Imran dan Faris, hingga Imran menodongkan pistol ke pelipis Faris. Berhamburan kata-kata kasar dan makian di antara keduanya,” katanya.

Tangisan Isabela, ucap dia, merendahkan dan melecehkan martabat perempuan, termasuk juga adegan menyakiti, menculik, menyandera hingga mengikat Isabela di tempat tidur. Pada adegan
tersebut, orang-orang di sekitar membiarkan dan tidak ada tindakan atau ucapan yang mengoreksi tindakan tersebut.

“Kalimat yang diucapkan Faris, Imran, dan keluarga kesultanan penuh ucapan kasar dan selalu dengan nada kebencian dan kelicikan,” kata Said.

Sinetron ketiga yang dikritik MUI adalah Inayah. Said mengatakan, sebelum bulan Ramadhan, MUI telah melayangkan kritik pada sinetron tersebut.[sk/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Islam dan Subhat Paham Gender
Tulisan selanjutnya Indonesia-Malaysia dan “Adu Domba” Media

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Di Tengah Tekanan Amerika Serikat, Chad Jadi Negara Kelima yang Keluar dari ICC

Berita
2 Agustus 2026 17:16
Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?
Dua Puluh Negara Muslim Bahas Hukuman Kolektif untuk ‘Israel’
Kerusuhan antara Hindu dan Muslim, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Nepal?
Korea Selatan Mencatat Rekor Suhu Udara Terpanas 42,5 Derajat Celsius

Terbaru

  • Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
  • Erdogan Buka Pintu Bagi Negara Sahabat Gabung Perjanjian Pertahanan Makkah
  • Tiga Negara Muslim Bersatu, Serangan ke Satu Negara Dianggap Serangan ke Semua
  • Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader
  • Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
  • Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil
  • Menko Pangan: Ponpes dengan 1.000 Santri Lebih Boleh Bikin SPPG
  • Investigasi Drop Site: Ada Pejabat PBB Jadi Informan ‘Israel’
  • Mayoritas Orang Amerika Menentang Perang AS-Iran, Menurut Jajak Pendapat Reuters/Ipsos
  • Kebohongan Profesor Cambridge Jason Arday yang Diungkap Media

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?