Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Ribath, Cara Pemuda Palestina “Buru” Lailatul Qadar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 September 2009 17:27
Bagikan
Bagikan


Hidayatullah.com–Ada kegiatan menarik para pemuda-pemuda Palestina di 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Di waktu petang, mereka menebar di bumi ribath (penjagaan), sebagian dari mereka membaca ayat-ayat suci Al-Quran, dengan senapan AK-47 di pangkuan mereka, sebagian lain melakukan qiyam dan menengadahkan kedua tepalak tangan mereka ke langit untuk bermunajat, sedangkan sisanya melakukan penjagaan dan pengawasaan terhadap pergerakan kendaraan militer Israel dari tempat mereka.

Demikianlah pemandangan malam di tepian jalur Gaza, para pemuda Paestina, dengan dikoordinasi oleh Hamas melakukan ribath secara sukarela, untuk mengisi malam-malam mulia di sepanjang bulan Ramadhan.

Para murabithun (orang-orang yang melakukan ribath) sudah mulai stand by di posisi mereka sejak shalat Isya’ usai, dan itu berlanjut hingga adzan shubuh berkumandang.

Kegiatan semacam ini terselenggara atas kerja sama para dai Gaza dan Hamas. Dan mereka rutin melakukan kunjungan keling terhadap posisi-posisi yang di tempati para murabithun. Sedangkan pasukan petempur inti Hamas juga mengunjungi mereka saat sepertiga melam, guna memantau kondisi dan mengantarkan santap sahur untuk mereka.

Saat waktu shubuh datang, mereka melakukan shalat berjama’ah dalam kelompok kecil, kemudian bersiap-siap meninggalkan posisi mereka setelah murabithun sift selanjutnya sudah tiba.

Permintaan melonjak

Sebagaiamana diketahui, melakukan penjagaan dari serangan Israel adalah aktivitas yang cukup berbahaya dan bisa mengancam nyawa pelakunya. Akan tetapi di Gaza ribath di sepeuluh hari terakhir di bulan Ramadhan amat digemari, hingga banyak relawan mendaftarkan diri untuk melibatkan diri dalam kegiatan itu.

Sehingga Abu Al Barra’, salah satu pemimpin lapangan Brigade Izzuddin Al Qassam menyatakan bahwa pihaknya terpaksa menolak banyak pemuda yang hendak mendaftarkan diri, karena banyaknya peserta yang berminat berpartisipasi dalam melakukan ribath di sepuluh hari terakhir.

Kegembiraan “luar biasa” bagi mereka yang diperbolehkan melakukan ribath, hal ini sebagaimana dialami salah satu peserta yang bersedia berbagi pengalamannya kepada islamonline.net (17/9). Bahwa melakukan qiyam di bumi ribath memiliki nuansa berbeda. Ibadah dalam kondisi melakukan ribath sangat mendukung kekhusyu’an. Bahkan lebih berkesan dibanding melakukan ibadah di masjid manapun. Dengan alasan inilah ia rela meninggalkan i’tikaf di masjid guna melakukan ribath.

Walau mereka berada di tempat-tempat gelap, bukan berarti mereka tidak bisa membaca Al-Quran.Mereka tetap bisa membaca Al-Quran dan membaca doa-doa panjang dengan melalui hand phone mereka. Karena dengan menggunakan penerangan lain yang berlebihan akan memudahkan musuh mengetahui posisi mereka.[tho/Iol/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sabtu Besok, Pemerintah akan Sidang Itsbat Penatapan 1 Syawal
Tulisan selanjutnya Depkominfo Siap Bantu Pelaksanaan Rukyatul lal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Hikmah

Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi

Hikmah
29 September 2026 08:30
Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah
Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
Pemerintahan Baru Kolombia Dukungan AS Memutus Hubungan Diplomatik dengan Iran

Terbaru

  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?