Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Proyek Liberalisasi Indonesia Masuki Tahap Ekstrim

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Oktober 2009 13:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Secara prinsip, Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II yang baru terbentuk tak ada yang berubah. Kecenderungan rezim ini terhadap ideologi sekuler-neoliberal tetap bertahan, bahkan akan semakin menguat. Agenda-agenda neoliberal seperti liberalisasi dan privatisasi, juga akan berlanjut lima tahun ke depan.

Demikian pernyataan yang disampaikan Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) dalam aksinya Rabu (28/10) kemarin di depan Istana Negara, Jakarta Pusat.

Dalam rilis persnya yang diterima hidayatullah.com, BKLDK menegaskan, ke depan proyek liberalisasi ekonomi Indonesia akan memasuki tahap implementasi. Hal itu dapat dilihat ikut andilnya lembaga-lembaga asing dalam penyusunan kebijakan pemerintahan, mulai dari UU Sumber Daya Air, UU Penanaman Modal, UU Mineral dan Batubara, UU Ketenagalistrikan, dan sebagainya.

Koordinator Aksi Ramli mengatakan,  Presiden RI Susilo B Yudhoyono (SBY) sebaiknya segera meninggalkan sistem neo-liberalisme dan menggantinya dengan syariah.

“Dalam rangka liberalisasi ekonomi ini, sekitar 200 UU sudah disiapkan untuk disahkan oleh parlemen terpilih. Tak ada yang menjamin kekayaan alam Indonesia tidak akan dijarah oleh pihak asing dalam waktu 5 tahun ke depan,” kata dia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Hal ini semakin diperparah karena mayoritas menteri juga berasal dari partai anggota koalisi gemuk rezim baru ini, plus 75 persen anggota parlemen yang juga berasal dari pihak yang sama. Artinya proses liberalisasi akan berjalan lancar dan legal tanpa proses kritik yang signifikan.

Sementara itu, fakta lain menunjukkan sejak kemerdekaan sampai saat ini, Indonesia telah berganti-ganti rezim tetapi rakyat tetap berada dalam penderitaan. Problem rakyat semakin menggunung. Untuk hal ini tidak cukup sekedar berganti rezim, tetapi sistem rusak yang membawa penderitaan rakyat harus diganti.

Aksi Nasional

Selain di Jakarta, aksi menuntut pemerintah agar menegakkan syariah ini juga berlangsung di Bandung. Aksi ini berlangsung di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung.

Massa yang terdiri dari laki-laki dan perempuan namun berpisah tempat ini, membawa beberapa spanduk yang isinya antara lain “Tinggalkan sekularisme demokrasi, Tinggalkan neoliberalisme” dan “Tetapkan syariah dan tegakkan khilafah”.

Juru Bicara BKLD Chandra menyatakan, rakyat saat ini jatuh miskin karena selama ini pemerintah menggunakan paham kapitalisme, sosialisme, dan neo-liberalisme.

“Makanya kami menuntut pemerintah untuk meninggalkan sistem itu dan menggantinya dengan syariah dan khilafah,” kata dia dalam orasinya. [ain/www.hidayaullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dubes Palestina: Dukungan Kalian Menangkan Kami
Tulisan selanjutnya Gereja Ortodok Palestina Serukan Pembelaan Terhadap Al-Aqsa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika

Berita
31 Oktober 2026 16:32
LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina

Terbaru

  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?