Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kapolri Tak Nyaman Istilah “Cicak”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 November 2009 00:35
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com—Kepala Polri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri rupanya tak nyaman dengan istilah “Cicak vs Buaya” yang selama ini banyak digunakan media. Apalagi, istilah yang menggambarkan kekuatan Komisi Pemberantasan Korupsi dan Polri itu keluar dari mulut salah seorang petinggi kepolisian.
Seperti diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring dalam pertemuan dengan sekitar 40 pemimpin redaksi media massa nasional di Jakarta, Senin (2/11), Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri meminta maaf kepada masyarakat atas penggunaan kata “Cicak dan Buaya” yang disampaikan seorang pejabat Polri dalam menyikapi kasus hukum yang berujung pada penahanan dua pimpinan KPK non-aktif, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah.
Kapolri pada pertemuan dengan pimpinan media massa yang difasilitasi Menkominfo Tifatul Sembiring di Jakarta, Senin, mengatakan, penggunaan kata “Cicak dan Buaya” tersebut tidak tepat, sebab Polri merupakan bagian dari unsur KPK sejak awal.
Menurut Kapolri, istilah “Cicak vs Buaya” berasal dari oknum Polri bukan lembaga. Ia berharap ke depan, istilah tersebut tak dipakai lagi oleh media massa. Ia juga mengajak masyarakat dan media massa untuk mengawasi proses hukum dua pimpinan KPK yang tersandung masalah hukum.
Pertemuan Kapolri dengan pemimpin media massa ini sendiri digelar Departemen Komunikasi dan Informasi. Acara ini semula juga mengundang Kepala Jaksa Agung Hendraman Supandji. Tapi yang bersangkutan tidak hadir, karena berhalangan. Tifatul menegaskan Depkominfo hanya bertindak sebagai mediator.  “Kami hanya memprioritaskan teman-teman media karena saya pernah di media. Kegiataan dialog ini akan rutin diselenggarakan setiap sebulan sekali dengan isu yang berbeda,” katanya. [cha, berbagai sumber/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jamaah Indonesia Mulai Padati Masjidil Haram
Tulisan selanjutnya Riset: Kunyit Bisa Hindari Kanker

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Serangan Siber Hacker terhadap Israel
Berita

Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif

Berita
26 Oktober 2026 14:03
Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat
Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
Patriotik, Gigih, Berempati: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pemuda?
Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi

Terbaru

  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?