Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pendidikan Kita Hadapi Tantangan Moral

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Maret 2010 18:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Banyak kalangan pesimis Ujian Nasional benar-benar bisa membangun karakter bangsa. Kondisi tersebut diakui oleh Sukemi, Staf Khusus Kementerian Pendidikan Nasional. Namun pihaknya, menegaskan bahwa permasalahan yang dihadapi pendidikan saat ini sejatinya lebih disebabkan oleh rendahnya moralitas bangsa.

“Kita akui memang tidak sedikit yang mengkritik UN, tetapi kita jangan lupa, sebenarnya UN itu hanyalah instrumen yang relatif bisa diatasi jika generasi muda kita memiliki spirit belajar yang lebih baik. Persoalannya sekarang, begitu banyak penyimpangan yang terjadi justru di ranah pendidikan itu sendiri. Jelas di sini ada problem moral yang tidak ringan,” jelasnya kepada hidayatullah.com ketika ditemui di kantornya kemarin.

Menurutnya, terjadinya kasus kebocoran soal, itu disebabkan oleh moralitas yang rendah dan mental ingin sukses tanpa kerja keras. Padahal jika kita ingin tampil sebagai bangsa yang unggul, belajar merupakan kunci utama.

“Kebocoran soal itu memang cukup memprihatinkan kami. Tetapi itulah realitas di negeri ini bahwa kejujuran, etos belajar, dan meraih hasil dengan kerja keras, justru belum membudaya. Kalau seperti ini, kapan kita bisa bangkit,” katanya.

Staf Khusus Mendiknas Bidang Komunikasi Media ini juga menjelaskan bahwa idealnya pendidikan itu melahirkan peserta didik yang tidak saja cerdas, tetapi juga santun, mengindahkan nilai-nilai agama, norma dan moralitas yang menjadi karakter utama pendidikan Indonesia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Nah, ujian saja masih ada pihak yang tidak jujur, bahkan ada yang secara sengaja mencari-cari bocoran soal, ini kan jelas tidak bagus,” katanya.

“Boleh UN dikritik, tetapi kan seharusnya mereka juga punya integritas moral yang baik. Toh Mendiknas dalam hal ini tidak mungkin menetapkan kebijakan yang justru merugikan bangsa dan negara,” imbuhnya.

Menuntut ilmu, menurut ia, adalah ajaran yang dianjurkan, bahkan diwajibkan dalam Islam. Seharusnya pendidikan yang ingin kita bangun ini diimbangi dengan semangat publik untuk terus memiliki etos belajar yang lebih baik.

“Nuntut ilmu itu kan “ngluru” (bahasa Jawa), di mana orang yang mencari ilmu itu selalu tunduk dan patuh atas keyakinan yang diyakini. Jika ini yang dipahami oleh kita, insya Allah tantangan moral ini akan bisa kita hadapi bersama, dan UN pasti bukan sebuah hambatan. Kalau moral tidak bisa diatasi, wah saya kira kita tidak bisa berharap banyak lagi,” katanya. [imam/hidayatullah.com].

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tentara Israel Tembak Mati Remaja Palestina di Gaza
Tulisan selanjutnya Ribuan Orang Berkumpul di Depan Masjid Duisburg

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an

Berita
12 Juni 2026 21:40
China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban

Terbaru

  • Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
  • Tak Hanyut Oleh Banjir: Asa Santri Aceh Tamiang Tetap Menyala
  • Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh
  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
  • UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?