Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Yogyakarta Jadi Tempat Pertemuan Alumni Jesuit Dunia

Ahmad
Terakhir diupdate: 1 Agustus 2026 13:11 1:11 pm
Ahmad
Dipublikasikan 1 Agustus 2026 13:09
Bagikan
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X saat membuka Kongres World Union of Jesuit Alumni (WUJA) 2026, Kamis, 30 Juli 2026, di Auditorium Universitas Sanata Dharma, Kabupaten Sleman. (Foto: Humas Pemda DIY)
Bagikan

Hidayatullah.com– Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah Kongres XI World Union of Jesuit Alumni (WUJA) 2026 yang diikuti lebih dari seribu alumni Jesuit dari Indonesia dan berbagai negara.

“Dengan semangat itu, saya berharap perjumpaan di Yogyakarta ini tidak selesai ketika forum ditutup. Biarlah dari kota ini lahir keberanian baru, untuk membawa persaudaraan ke tengah dunia, yang sedang diuji oleh kecurigaan, jarak sosial, luka ekologis, dan perpecahan nilai,” kata Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X saat membuka Kongres XI WUJA 2026 di Auditorium Universitas Sanata Dharma, Sleman, Kamis (30/7/2026), seperti dikutip RRI.

Kongres yang bertepatan dengan peringatan 70 tahun World Union of Jesuit Alumni (WUJA) itu mengusung tema “United in Spirit, Leading with Purpose” (Bersatu dalam Semangat, Memimpin dengan Tujuan). Pertemuan tersebut diharapkan menjadi wadah memperkuat persaudaraan lintas negara sekaligus memperkokoh komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan, pendidikan, iman, dan pengabdian.

Sri Sultan mengatakan, penunjukan Yogyakarta sebagai tuan rumah bukan sekadar penyelenggaraan agenda internasional, tetapi juga menjadi pengakuan bahwa kota ini merupakan ruang perjumpaan berbagai budaya, agama, dan latar belakang yang mampu menumbuhkan semangat persaudaraan.

“Bagi kami, menjadi tuan rumah bukan perkara menerima tamu semata. Dalam tata batin Jawa, tamu adalah titipan rasa. Ia datang membawa cerita, pengalaman, doa, dan harapan. Maka, menyambut tamu berarti membuka ruang bagi persaudaraan untuk duduk, mendengar, dan menemukan irama bersama,” ujarnya.

Baca Juga

Muhammadiyah Tegaskan Kripto Tetap Haram Jadi Mata Uang, Ini Dasar Hukumnya Menurut Syariat
Trump Ancam Gempur Iran Lebih Dahsyat, Teheran: Peti Mati Sudah Jadi
Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Blackstone akan Buka Kantor di Kuwait
Tunjukkan Sikap Pro-Palestina di Panggung Singapura Larang Massive Attack Tampil

Menurut Sri Sultan, Yogyakarta memiliki hubungan panjang dengan pendidikan Jesuit melalui berbagai lembaga pendidikan seperti Kanisius, De Britto, hingga Universitas Sanata Dharma yang telah melahirkan banyak tokoh di berbagai bidang kehidupan.

Ia berharap Kongres XI WUJA dapat memperkuat arah kepemimpinan, mempererat persatuan, serta meneguhkan kembali nilai-nilai kemanusiaan sebagai landasan pengabdian.

“Akhirnya, marilah kita rawat api kecil yang menyala di batin masing-masing. Api yang tidak membakar, tetapi menerangi. Api yang tidak menghanguskan perbedaan, tetapi menuntun manusia untuk saling mengenali sebagai sesama ciptaan Tuhan,” katanya.

Sementara itu, Provinsial Serikat Jesus Provinsi Indonesia yang juga Rektor Universitas Sanata Dharma, Albertus Bagus Laksana S.J., mengatakan kehadiran lebih dari seribu peserta dari berbagai negara menjadi simbol pentingnya membangun solidaritas global di tengah berbagai konflik yang masih terjadi di dunia.

“Kita semakin bersemangat dengan tema United in Spirit, Leading with Purpose. Inilah sesungguhnya kerinduan terdalam kita, yaitu untuk senantiasa dipersatukan dalam semangat yang sama dalam menjalankan misi Tuhan di dunia,” ujar Bagus.

Ia menilai Yogyakarta merupakan tempat yang tepat untuk menjadi lokasi pertemuan alumni Jesuit dunia karena dikenal sebagai kota budaya dan pendidikan yang sejak lama menjadi ruang dialog lintas budaya dan agama.

“Kini, Yogyakarta berkembang menjadi kota global yang semakin berkomitmen menjaga kekayaan tradisi perjumpaan budaya dan agama. Karena itulah, sangatlah tepat apabila Kongres WUJA diselenggarakan di Yogyakarta,” katanya.

Bagus menambahkan, WUJA berkomitmen memperkuat jejaring alumni Jesuit di seluruh dunia agar mampu melahirkan pemimpin yang memiliki kepedulian terhadap sesama, berpijak pada nilai-nilai lokal, sekaligus responsif terhadap berbagai tantangan global.

“Kita berkomitmen menjadi warga dunia yang aktif terlibat, bekerja bersama demi kebaikan bersama. Karena itulah, dunia membutuhkan kita, sebuah jejaring global alumni Jesuit,” ujarnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Daerah Istimewa YogyakartaDIYgerejaHeadlinejesuitKongres XI World Union of Jesuit AlumniWUJAYogyakarta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Tulisan selanjutnya Trump Ancam Gempur Iran Lebih Dahsyat, Teheran: Peti Mati Sudah Jadi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hamid Fahmy Zarkasyi: Krisis Peradaban Berawal dari Hilangnya Adab dalam Pendidikan

Berita
28 Juli 2026 14:15
Ribuan Sambaran Petir Picu Karhutla Baru di Kanada
Yogyakarta Jadi Tempat Pertemuan Alumni Jesuit Dunia
Hanifuddin Chaniago: Program Kerja Harus Menjadi Gerakan Nyata Pemuda Hidayatullah
Hackney London Mulai Akhiri Hubungan Kota Kembar dengan Haifa ‘Israel’

Terbaru

  • Muhammadiyah Tegaskan Kripto Tetap Haram Jadi Mata Uang, Ini Dasar Hukumnya Menurut Syariat
  • Trump Ancam Gempur Iran Lebih Dahsyat, Teheran: Peti Mati Sudah Jadi
  • Yogyakarta Jadi Tempat Pertemuan Alumni Jesuit Dunia
  • Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
  • Menghidupkan Kembali Budaya Membaca di Kalangan Umat Islam
  • Blackstone akan Buka Kantor di Kuwait
  • Tunjukkan Sikap Pro-Palestina di Panggung Singapura Larang Massive Attack Tampil
  • Serangan Udara Saudi ke Iraq Menarget Milisi Pro-Iran, Bukan Negara Iraq
  • Al-Rushafi dan Catatan Kritis Seputar Sirah Nabi Muhammad
  • Hackney London Mulai Akhiri Hubungan Kota Kembar dengan Haifa ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Udara Saudi ke Iraq Menarget Milisi Pro-Iran, Bukan Negara Iraq

1 Agustus 2026 09:37
Apa itu Project Panama? Mengapa Anthropic Menghancurkan Buku-Buku Langka Demi Melatih AI
Berita

Apa itu Project Panama? Mengapa Anthropic Menghancurkan Buku-Buku Langka Demi Melatih AI

31 Juli 2026 13:00
Berita

Netanyahu Yakin Pasukan Elite ‘Israel’ akan Membebaskannya Jika Ditahan di Luar Negeri

31 Juli 2026 12:30
Berita

Setelah Palestina, Kini Suriah Jadi Sasaran Pencurian Tanah Pemukim Yahudi ‘Israel’

31 Juli 2026 11:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?