Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

CAIR Desak Iklan Anti-Islam di Bus Ditarik

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 April 2010 09:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pengelola angkutan Miami-Dade Transit akhirnya berjanji segera menarik sejumlah iklan dari 10 bus setelah umat Islam di Florida Selatan, AS mengeluhkan isi iklan cenderung menghina Islam. Bahkan isi iklan juga meminta umat Islam untuk meninggalkan Islam.

Iklan merupakan bagian kampanye milik Pamela Geller  dan Robert Spencer. Robert Spencer, adalah Direktur “Stop the Islamization of America” (SIOA) yang berpusat di New York, membeli iklan itu selama sebulan sebagai bagian dari kampanye nasional yang diakuinya sebagai upaya ‘membela kebebasan beragama’. 

Dalam iklan bus yang dicetuskan duo Miami –Robert Spencer dan Pamela Geller—diantaranya mengkampanyekan gerakan yang mengajak umat Muslim agar tidak takut untuk murtad.

Sebelumnya, kampanye “anti Islam” melalui bus-bus itu diakui Pamela Geller diluncurkan di beberapa rute perjalanan Miami, diantaranya; Biscayne Blvd dan US1, Route 88 (Kendall Drive SW 88th Street, dari Dade dan stasiun kereta api North Metro ke SW 80th street), Route 40 (Bird Road SW 40th Street), Route L (Hialeah di sepanjang 79th Street Causeway, Collins Avenue ke Miami Beach Convention Center), Route E (Collins Avenue), Route 11, West Flagler street dan berakhir di stasiun kereta api pemerintah pusat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dewan Hubungan Islam-Amerika (CAIR) cabang Florida Selatan mengritik iklan itu telah mempromosikan sikap fanatik dan membuat pernyataan palsu tentang Islam. 

Jubir angkutan transit, Karla Damian mengatakan, setelah mengkaji ulang iklan itu, pihaknya menilai isinya telah menghina Islam tersebut.

Robert Spencer adalah seorang Katolik ‘pro Neo-Kon’, yang mengangkat  dan mengklaim dirinya sebagai ’spesialis Islam’ dengan banyak menulis tentang Islam secara ngawur dan tendensius. Robert Spencer adalah orang dibalik website jihadwatch dan dhimmiwatch yang isinya kerap memusuhi Arab dan Islam.

SIOA didirikan pada bulan September tahun lalu dengan DL Adams dan Kendra Adams dari New English Review disebut-sebut sebagai pendirinya.

Dalam beberapa kampanye-nya, ia mengatakan kekhawatirannya jika Amerika akan dikendalikan oleh Islam, “Ini adalah hidup di bawah Syariah (hukum Islam),” kata kelompok di belakang iklan, “Stop Islamisasi Amerika” (SIOA) belum lama ini.

Bagaimanapun sikap Pamela Geller  dan Robert Spencer ini menunjukkan betawa takutnya kelompok ‘pro Neo-Kon’ pada perkembangan Islam di negeri mereka. [amt/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Vaksin Meningitis Halal Ditemukan?
Tulisan selanjutnya Tidak Mungkin Menemukan Agama Paling Benar!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas

Berita
24 Oktober 2026 15:57
Parlemen Mesir Restui Dukungan Militer untuk Arab Saudi
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun

Terbaru

  • Parlemen Mesir Restui Dukungan Militer untuk Arab Saudi
  • Serangan ‘Israel’ Hantam Universitas Islam Gaza, Tiga Warga Syahid dan Tujuh Luka
  • Pejabat Pertahanan Aliansi Mekkah Dikabarkan Bakal Kunjungi Iran, Bahas Keamanan Regional
  • Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif
  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?