Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gereja Inggris Minta Maaf atas Kasus Sodomi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Mei 2010 01:45
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com–PARA uskup Gereja Katolik di wilayah England dan Wales, Inggris, menyatakan minta maaf atas berbagai skandal pelecehan anak yang mengguncang kehidupan gereja di seluruh dunia. Mereka menganggap kasus ini sebagai kejahatan yang mengerikan dan menyesalkan pernyataan beberapa pemimpin gereja karena memberikan respon yang tidak layak.
 Ratusan kasus pelecehan seksual dan pemukulan fisik terhadap anak-anak yang dilakukan beberapa pendeta dalam beberapa dekade ini telah menjadi berita utama di Eropa dan AS.
 Skandal itu berkembang menjadi krisis terbesar selama lima tahun kepemimpinan Paus Benedictus XVI. Ia sendiri dituduh telah sengaja menutup mata atas sebuah kasus tahun 1980 ketika masih menjabat Uskup Agung Muenchen di Jerman.
 Ia dijadwalkan akan berkunjung ke Inggris dan Skotlandia pada September nanti dan merupakan lawatan resmi pertamanya sebagai Paus ke Inggris.
 Ironisnya, Gereja Katolik di Inggris dan Wales memiliki skandal pelecehan sendiri, meski mereka sudah melakukan perubahan sekitar satu dekade lalu dan memperkenalkan berbagai reformasi.

Namun para uskup menilai skandal pelecehan anak kini telah menjadi fokus perhatian publik. Karena itu, mereka berharap agar menangani langsung skandal tersebut.
 “Ini adalah kejahatan yang mengerikan dan respon yang kurang tepat dari beberapa pemimpin gereja yang membuat kami merasa sedih,” ujar para uskup di dua wilayah itu. “Kami meminta maaf dengan sedalam-dalamnya dan merasa sangat menyesal kepada para korban yang menderita dan mereka yang merasa terabaikan, tidak dipercaya dan dikhianati.”

Pernyataan ini dikeluarkan pada hari yang sama setelah Paus Benedictus menerima pengunduran diri Uskup James Moriarty setelah sebuah laporan resmi menyebut namanya di antara para pemimpin keuskupan agung Dublin karena sengaja menutupi kasus pelecehan seksual pada anak yang dilakukan para pendeta selama 30 tahun terakhir.
 Uskup Moriarty dari Kildare adalah uskup Irlandia yang ketiga yang mengundurkan diri dalam empat bulan ini setelah skandal pelecehan seks terbongkar di Irlandia. Dua uskup lainnya juga mengundurkan diri di saat Vatikan berada dalam tekanan keras untuk memecat para pendeta yang ketahuan melakukan sodomi dan memperkosa anak-anak selama puluhan tahun tanpa pengawasan.
 Baru-baru ini Paus Benedictus berjanji bahwa Vatikan akan mengambil langkah tegas. [tst/tbt/hidayatullah.com]

foto: Uskup Moriarty dari Kildare

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kontroversi UN, Kejujuran dan Tata Krama
Tulisan selanjutnya Hamas: Amerika Penghalang Rekonsiliasi Nasional

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?