Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Homo dan BF Sudah Menjadi Bagian Kehidupan Pastur?

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 September 2010 17:45
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com—Gereja Siro-Malabar di Kerala goncang dengan dikeluarkannya sebuah buku kontroversial berjudul, “Here Is The Heart Of The Priest”. Para klerus Gereja, menurut buku itu, banyak terlibat dalam pelecehan seksual. Seorang pejabat Gereja menanggapi buku itu dengan mengatakan “buku itu hanya berusaha menempatkan Gereja dalam skandal.”
 “Here Is The Heart Of The Priest” adalah otobiografi yang ditulis Shibu Kalaparamban, seorang mantan pendeta anggota Kongregasi Misi (Vincentian), yang diluncurkan pada 2 September ini.
 Buku itu menuduh para pastor dan suster Katolik melanggar kaul kemurnian (selibat) dan terjerumus dalam dosa seksual, termasuk homoseksualitas, pedofilia, dan berbagai hubungan terlarang.
 Untuk menandaskan berbagai tuduhan itu, penulis buku itu juga mengisahkan berbagai pengakuan dosa yang pernah didengarnya.
 Kalaparamban, yang pernah menjadi pendeta selama 13 tahun, mengatakan kepada ucanews.com bahwa “homoseksualitas dan film biru sudah menjadi bagian dari kehidupan religius.”
 “Saya telah membaca buku itu dan merasa sangat menyesal dengan apa yang ditulis. Sangat disesali,” kata Pastor Paul Thelakat, jurubicara Gereja Siro-Malabar, yang mengatakan lebih lanjut bahwa buku itu “hanya melihat hal-hal yang tidak biasa dalam Gereja.”
 Pastor Thelakat juga curiga karena seminari kepausan di Pune, teman mantan pendeta itu belajar, menasehati para pemimpin kongregasinya untuk tidak menahbiskannya, namun mereka menahbiskannya karena belas kasihan.
 “Ini sangat disayangkan, dia menjadi imam selama bertahun-tahun dan banyak mendengarkan pengakuan dosa dan memberi bimbingan rohani. Namun dia mengkhianati kepercayaan kaum beriman, dengan membocorkan rahasia pengakuan dosa ke publik,” kata Pastor Thelakat.
 Kalapramban, yang kini tinggal di Qatar dan yang telah meninggalkan imamatnya ketika dia meninggalkan Kerala tanpa izin, mengklaim bahwa buku itu “setelah banyak diskusi dan permenungan secara detil.”
 Kontroversi serupa terjadi di Kerala tahun 2009, ketika otobiografi dari seorang mantan suster bernama Jesme membeberkankan pelecehan seksual dan lesbian di berbagai biara para suster.
 Bagaimanapun, tuduhan Kalaparamban inimemicu kemarahan dari Gereja Siro-Malabar.[ucanews.com/cha/hidayatullah.com]
  

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya OKI Himbau Umat Islam Salurkan Zakat di Pakistan
Tulisan selanjutnya [Berita Foto] Persiapan Kue Lebaran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?