Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Aneh, DPR Belajar Kemiskinan di Negeri Kaya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Oktober 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Belajarlah kemiskinan pada orang miskin, bukan pada orang kaya. Demikian pemahaman banyak orang. Tapi kejadian di Indonesia justru sebaliknya. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kita belajar kemiskinan pada Negara makmur.
Komisi VIII DPR baru baru ini melakukan studi banding ke Amerika Serikat. Salah satunya menyoroti soal kemiskinan. Meskipun standar kemiskinan Indonesia dan Amerika ini berbeda tapi tampaknya Komisi VIII DPR mengaku ada problem yang sama dan juga patut dicermati jalan keluar yang ditempuh di Amerika Serikat.
Kemiskinan masih menjadi isu penting bagi negara berkembang seperti Indonesia. Wajahnya masih nyata terlihat di sudut-sudut Jakarta. Kemiskinan tetap menjadi masalah kronis. Meski setiap tahun berbagai program pengentasan dicanangkan pemerintah dan wakil rakyat, tetapi kemiskinan tetap menjadi wajah utama penduduk Indonesia. Dan legislator Indonesia melihat ada benang merah antara AS dan Indonesia.
Anggota Komisi VIII DPR Raditio berharap studi banding ini dapat meningkatkan kerjasama di bidang sosial dengan Amerika.
Di Amerika sendiri pascakrisis finansial jumlah warga miskin meningkat 14,3 % dari populasi penduduk atau mencapai 44 juta jiwa. Ini adalah merupakan jumlah terbesar sepanjang 5 tahun terakhir.
Tingkat pengangguran di Amerika mencapai 9,6 %. Jika kebijakan pemerintah Obama tak mampu menekan angka ini, dipastikan tingkat kemiskinan di Amerika akan terus meningkat.
Negara Makmur
Amerika memang dikenal sebagai negara dengan kekuatan ekonomi terbesar di dunia. Dengan total PDB US$14 triliun, belum ada satu negara pun yang menandingi keperkasaan ekonomi AS.
Ratusan perusahaan dari AS juga masuk dalam jajaran top perusahaan multinasional dunia, sebut saja di antaranya Google, Yahoo, Facebook, Microsoft, Exxon, Cevron, Wal Mart, Citigroup, JP Morgan Chase, dan seterusnya. 
Dengan ratusan perusahaan kelas dunia, meski memiliki populasi 308 juta jiwa, penduduk Amerika rata-rata masuk deretan warga paling makmur dunia. Total PDB per kapita AS adalah US$47,7 ribu atau Rp429 juta per tahun.
Majalah bisnis ternama AS, Global Finance, baru saja merilis peringkat 182 negara di dunia berdasarkan tingkat produk domestik bruto (PDB) per kapita. Dari negara yang paling miskin hingga negara yang paling kaya sejagat. Berdasarkan data ranking 182 negara tersebut, Indonesia berada di urutan ke 122 dengan PDB per kapita US$4.380 atau Rp39,4 juta per tahun. Nah, apa yang akan diperoleh jika berlajar kemiskinan di negara makmur? [cha/in/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBB Tanggapi Loncatnya Ali Mochtar Ngabalin
Tulisan selanjutnya Kaum Sosialis Pun Memanfaatkan Demo Setahun SBY-Boediono

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?