Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kaum Sosialis Pun Memanfaatkan Demo Setahun SBY-Boediono

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Oktober 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

 Hidayatullah.com—Dari berbagai elemen yang melakukan demo besar-besaran memperingati setahun pemerintahan SBY-Boediono, Rabu, (20/10) di depan Istana Merdeka, Jakarta, seperti HMI, IMM, Perhimpunan Rakyat Pekerja (PRP), juga terdapat elemen Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI). Dari pantauan hidayatullah.com di lapangan, aksi demo yang dilakukan masa KASBI cukup mengundang perhatian. Massa ini membawa kepala babi buatan yang diberi warna kuning. Di kepala hewan tersebut ditulis “Antek Neo-lib, “Rezim bandit”, dan kata-kata lainnya. Beberapa orang telanjang dada dicat kuning berjalan mengelilinginya. Dan, salah satu dari mereka ada yang memakai kalung salib. Masa ini juga membawa spanduk besar bertuliskan “6 tahun rezim neo-lib SBY-Boediono gagal. Sosialisme jalan sejati pembebasan rakyat pekerja”. Sultoni, Koodinator Lapangan (Korlap) KASBI, ketika ditemui hidayatullah.com di sela-sela orasi mengatakan, rezim SBY-Boediono telah gagal memerintah Negara, karena itu, KASBI menawarkan sistem sosialisme. “Tawaran kita, sosialisme jawaban dari masalah semua ini,” tegas Sultoni. Lebih lanjut, Sultoni mengatakan, hanya dengan sistem sosialisme akan tercipta masyarakat yang sejahtera. Hal itu bisa dipastikan dengan beberapa upaya, seperti   pendistribusian kekayaan negara, rakyat bisa mengontrol semua kebijakan negara, dan semua hajat hidup masyarakat akan ditanggung dan dikontrol oleh negara. “Itulah prinsip-prinsip dari sosialisme,” kata Sultoni. Untuk mewujudkan hal itu, KASBI akan terus melakukan gerakan. Dan, aksi demo kali ini, ujar Sultoni, sebagai tindakan perlawanan politik. Tidak hanya itu, KASBI juga akan melakukan pendidikan dan propaganda ke seluruh lapisan masyarakat, dan melakukan pengorganisasian dan penyadaran bahwa hari ini rakyat yang harus melakukan perubahan. Jangan Dimanfaatkan   Menanggapi sikap politik KASBI ini, Ketua Centre For Indonesian Communities Studies (CICS) Surabaya, Arukat Djaswadi, meminta agar mahasiswa berhati-hati terhadap gerakan kiri ketika melakukan aksi demo. Gerakan tersebut, ujat Arukat, sangat berbahaya. “Kalau gerakan (aksi demo) lemah, maka mereka akan menyuruh kelompok kanan maju ke depan dan mereka mundur ke belakang,” ujar aktivis antikomunisme ini ketika dihubungi hidayatullah.com, Kamis (21/10). Tetapi, lanjut Arukat, jika gerakan tersebut menang, maka mereka akan memegang seluruh kendali dan tidak memberikan tempat pada kelompok kanan. “Saya khawatir itu akan terjadi. Karena itu, para mahasiswa harus cerdas dan lebih hati-hati. Jangan mudah dimanfaatkan,” pesannya. Lebih lanjut, Arukat mengatakan, gerakan seperti itu (sosialisme) akan terus berlanjut. Mereka akan terus berusaha melakukan gerakan apapun agar keberadaan mereka diakui, baik secara de facto dan de jure. [ans/hidayatullah.com]    

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aneh, DPR Belajar Kemiskinan di Negeri Kaya
Tulisan selanjutnya MUI: Sosialisme Sama Bahaya Seperti Kapitalisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?