Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pakar: Pesantren Basis Pendidikan Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Desember 2010 11:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Madrasah punya andil besar mengawal dan menggeliatkan pendidikan Islam di Indonesia. Namun, selama ini keberadaan madrasah belum didukung  sarana dan prasarana pendidikan yang memadai. Hal ini kemudian membuat kegiatan pendidikan Islam menjadi tidak selalu signifikan.

 
Menurut Pakar Hukum Tata Negara yang juga praktisi pendidikan Prof. Dr. Dedi Ismatullah, M.Hum, keadaan madrasah yang serba terbatas itu semestinya mendapat perhatian serius dari pemerintah.
 
Namun bagaimana pun, kata dia, dengan kekhasannya selama ini, madrasaha selalu bisa bertahan hidup meski berbagai kekurangan yang ada membuatnya sukar maju dan selalu ada masalah.
 
Oleh karenanya, kata Dedi, setelah lahirnya UU Sisdiknas Tahun 2003 di mana Pendidikan Islam menempati posisi yang setara dengan pendidikan umum, maka madrasah baik negeri maupun swasta, harus mendapat perhatian dalam porsi yang lebih besar.
 
\”Apalagi banyak madrasah yang berstatus negeri tidak kalah bersaing dengan sekolah umum,\” kata Dedi saat menjadi pembicara seminar Nasional Pendidikan Islam di Jakarta, Senin (27/12).
 
Memaparkan bahasan tentang Pendidikan Islam, Dedi mengungkapkan, berbicara tentang hal tersebut tidak bisa dipisahkan dengan pondok pesantren.
\”Pendidikan Islam, ya, pesantren,\” katanya.
 
Menurut Dedi, pesantren adalah medium utama penyelenggaraan pendidikan Islam sejak dahulu. Sebab pesantren dinilai telah menerapkan sistem pendidikan integral dan konfrehensif.
 
Ia menyebutkan ada tujuh nilai utama pendidikan Islam yang telah diterapkan pondok pesantren yang membuat lembaga pendidikan tertua ini mestinya menjadi mainstream pendidikan saat ini.
 
Keenam nilai itu, bilang Dedi, adalah adanya nilai ibadah, nilai ihsan, nilai masa depan, nilai kerahmatan, nilai amanah, nilai dakwah, dan nilai tabasyir.
Berangkat dari nilai nilai itu, lanjut Profesor Dedi, maka muncullah apa yang disebut dengan Islamisasi Ilmu Pengetahuan. Yaitu integrasi antara ilmu pengetahuan dan Islam dan adanya interkoneksi antara agama dan ilmu.
 

\”Semua itu pada hakekatnya ingin menunjukkan bahwa Islam tidak semestinya dikategorisasikan menjadi ilmu agama dan ilmu umum. Islam menganjurkan umatnya mengembangkan ilmu pengetahuan seluas-luasnya,\” terangnya [ain/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KH. Abdussomad Buchori Kembali Pimpin MUI Jatim
Tulisan selanjutnya Konsep Pendidikan Islam Justru Menyelamatkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pemukim Ilegal ‘Israel’ Serbu Sejumlah Desa Tepi Barat

Berita
3 Agustus 2026 19:26
Dua Puluh Negara Muslim Bahas Hukuman Kolektif untuk ‘Israel’
Penjara Seumur Hidup Bagi Pemuda Afghanistan yang Menabrakkan Mobil ke Kerumunan di Munich Jerman
Presiden Suriah: Tergulingnya Rezim Assad Diperlukan Bagi Timur Tengah
Sepekan Tiga Kapal Tanker Uni Emirat Dihatam Misil dan Drone di Selat Hormuz

Terbaru

  • Sepekan Tiga Kapal Tanker Uni Emirat Dihatam Misil dan Drone di Selat Hormuz
  • Atasi Suhu Udara Panas Warga Korea Utara Diimbau Makan Sup Daging Anjing
  • Pilot Malaysia Airlines yang Ditangkap di Jakarta Membawa Narkoba Tidak Menerbangkan Pesawat, Kata Malaysia Aviation Group
  • Kepala Intelijen Saudi di Baghdad Bahas Keamanan Regional dengan PM Iraq
  • Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
  • Erdogan Buka Pintu Bagi Negara Sahabat Gabung Perjanjian Pertahanan Makkah
  • Tiga Negara Muslim Bersatu, Serangan ke Satu Negara Dianggap Serangan ke Semua
  • Nasyiatul Aisyiyah Gelar Muktamar ke-15, Dihadiri 6.700 Kader
  • Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi
  • Serangan Houthi Lukai 11 Orang, Koalisi Saudi: Sengaja Targetkan Sipil

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?